Khotbah minggu, 24 Februari 2019 "OTORITAS ROHANI"

"OTORITAS ROHANI"
Yohanes 1:12
oleh Pdt.H.Hutagalung

Kata kuasa mengandung arti otoritas. Otoritas berbicara tentang hak. Ada beberapa macam hak yang diberikan Tuhan kepada umat Tuhan.

1. Memiliki hak memanggil Allah sebagai Bapa ; Rom 8:15

  • Memiliki hak disebut anak Allah ; Rom 8:16
  • Memiliki hak menerima janji-janji Allah
  • Memiliki hak menerima warisan ; Rom 8:17
  • Siap menderita dan taat kepada Tuhan

Kita diberikan hak untuk berseru ya Abba, ya Bapa kepada Allah karena kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat. Siapapun orang yang menolak Yesus tidak berhak memanggil Bapa meskipun menganggap sorga itu miliknya. Kita harus bangga bisa memanggil Allah yang menciptakan langit dan bumi dengan sebutan Bapa. Didalam kitab Mazmur dikatakan sekalipun orang tua meninggalkan tetapi Allah tidak pernah lupa dan meninggalkan kita sendiri. Itulah yang menjadi penghiburan dan kekuatan untuk umat Tuhan. Roh Kudus yang ada didalam kita itu yang meyakinkan dan bersaksi bahwa kita anak Allah sehingga membuat semangat dan melihat hal-hal yang luar biasa. Apa yang menjadi hak Allah akan menjadi hak kita karena kita adalah anak Allah yang menerima warisan. Semua yang dipunyai Allah menjadi milik kita baik kekayaan sorgawi dan kekayaan bumi. Dia berjanji menyembuhkan, memelihara, memberkati kita semua itu akan diberikan kepada kita karena kita adalah anakNya. Kita anak Raja diatas segala Raja sehingga hidup kita tidak boleh sembarangan, bukan anak gampangan. Sebagai contoh Lukas 15 seorang anak bungsu yang meminta warisannya dan menghabiskan segala hartanya karena berfoya-foya. Ketika dia tidak memiliki apa-apa lagi dia bekerja sebagai tukang penjaga babi bahkan ketika dia kelaparan memakan makanan babi itu. Tetapi anak itu SADAR dengan hidupnya dan meminta ampun kepada Bapa yang disorga dan bapanya. Anak itu melangkah dan kembali kepada Bapa. Bapa yang dari kejauhan melihat dan mengejar anak itu memeluknya dan memberikan hadiah-hadiah serta membuat pesta. Tiba-tiba anak sulung datang dan marah melihatnya. Bapa itu berkata bahwa anak itu tidak sadar akan semua yang dimiliki oleh Bapanya dan iri hati kepada saudaranya. Begitu juga kita sebagai umat Tuhan jangan iri hati dengan keberhasilan orang lain, sadari bahwa kita anak Allah juga berhak menerima keberhasilan asalkan kita berharap dan minta kepada Dia. 

2. Memiliki hubungan yang intim dengan Bapa ; Yoh 15:7

  • Menjaga kehormatan Bapa ; Yoh 15:8
  • Mengerti kehendak Bapa ; Rom 12:2
  • Melakukan kehendak Bapa ; Ibr 10:7
  • Menerima kasih dan disiplin ; Wah 3:19
  • Memiliki kasih Bapa ; 1 Yoh 3:1

Hubungan yang intim dengan Bapa sangat penting untuk terus dilakukan. Setiap hari kita harus berkomunikasi dengan Dia lewat doa, penyembahan, ucapan syukur, hati yang terus berpaut dan menyadari Dia selalu ada. Kita juga harus mengerti kehendak Bapa seperti Yesus berdoa ditaman Getsemani “bukan kehendakku, tapi kehendakMulah”. Bukan mau kehendak diri sendiri tapi kehendak Tuhan serta berlomba-lomba untuk maju. Hanya orang yang memiliki ketulusan hati yang dapat mengerti kehendak Tuhan sehingga tidak ada memaksakan kehendak diri sendiri. Sebagai contoh Daud yang diurapi dan dipakai Tuhan sebagai Raja tetapi memiliki kelemahannya yaitu jatuh dalam dosa dengan Betsyeba. Dia menyadari kelemahannya sehingga berkata kepada Bapa “jangan ambil rohMu dari hidupku”. Kita manusia mungkin ada kelemahan tapi harus sadari dan beranjak dari kelemahan itu untuk terus melakukan kehendak Bapa Kita juga menerima kasih dan disiplin, ada keseimbangan yang harus diterima antara kasih dan disiplin. Kita harus punya kepekaan apakah tegoran dari khotbah, dll. Apabila kita tidak mau berubah maka Dia akan menghajar supaya sadar. Oleh sebab itu, sadari hidupmu jangan mau menutup diri untuk berubah dan terus berubah. Hidup kita harus berjalan menuju kesempurnaan seperti Kristus. Kita juga memiliki hak yaitu kasih Bapa (agape) kasih yang kekal, tidak bersyarat, rela berkorban. Kita menerima kasih yang tidak pernah terukur oleh apapun sehingga Dia mau memberikan nyawaNya untuk kita.

KUASA : DUNAMIS ; Kis 1:8
1. Menjadi saksi
2. Memiliki kunci kerajaan sorga ; Mat 16:19

  • Hidup oleh Roh ; Gal 5:16
  • Kunci Daud ; Wah 3:7-8
  • Mengalahkan dosa ; Kol 3:5
  • Mengalahkan dunia ; 1 Yoh 5:4-5
  • Mengalahkan iblis ; Rom 16:20

Kuasa berarti kita menjadi saksi bagi banyak orang dan itu menjadi doa kita. Keselamatan yang terjadi mulai dari Yerusalem (keluarga terdekat), Yudea (lingkungan sekitar), Samaria (lingkungan yang lebih jauh lagi), dan sampai keujung bumi. Kita memiliki hak menjadi saksi-saksi Kristus lewat kehidupan yang berdampak bagi orang lain. Sadari hidupmu untuk menjadi garam dan terang dunia, bukan menjadi batu sandungan bagi orang lain. Kita diberikan kunci kerajaan sorga, ketika kita melepaskan dibumi maka disorga akan melepaskan. Doa kita berkuasa untuk mengikat dan melepaskan. Ketika doa kurang digereja maka gampang sekali iblis mengobrak-abrik dan menjerat orang yang gampang ditelannya. Iblis mencari cela-cela saat ini sehingga anak-anak Tuhan yang tidak dewasa didalam iman mudah untuk dimanupulasi dan ikut bergerak didalamnya untuk menghancurkan pekerjaan Tuhan. Mari sadari hal itu!Perbanyak doamu untuk menutup segala cela iblis. Keinginan daging dan dosa tidak dapat hancurkan dengan kekuatan sendiri hanya oleh Roh Kudus yang mampu menghancurkannya. Kita diberikan kunci Daud yaitu mengasihi Tuhan dan mempersembahan seluruh hidupnya buat Tuhan, tidak pernah perhitungan. Dia menyadari siapa hidupnya dan mengenal Siapa Tuhannya yang hebat.

Khotbah minggu, 17 Februari 2019 "UMAT PILIHAN ALLAH DAN PREDESTINASI

UMAT PILIHAN ALLAH DAN PREDESTINASI
Efesus 1:4-5
oleh Pdt.H.Hutagalung

Apabila orang percaya mengenal siapa dirinya dihadapan Tuhan dan siapa Tuhan didalam dirinya maka dia akan mengalami hal-hal yang luar biasa dan kemenangan pasti diterima serta sukacita didalam Tuhan.

I.  PILIHAN ALLAH
Kata “pilihan” dalam bahasa gerika “eklego” artinya orang percaya yang dipilih, dikuduskan menjadi umatNya. Semua orang percaya adalah orang yang menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat yang dipilih Allah karena iman kepada Dia. Kita dipilih dan dikuduskan artinya hidup kita tidak sama dengan orang dunia meskipun kita hidup didalam dunia. Pikiran kita, perkataan, tingkah laku, kesenagan kita tidak sama dengan orang dunia yang tidak mengenal Allah. Hidup kita sudah diubah oleh Tuhan sehingga kita menjadi orang yang berbeda serta hidup menjadi seperti Kristus. 

1. Allah memilih umatNya Yesus Kristus sebagai juruselamat manusia ; Mat 12:18
  • tidak ada yang lain ; Yoh 14:6
  • tidak ada nama lain ; Kis 4:12


Yesus dipilih oleh Bapa disorga untuk menjadi juruselamat untuk menyelamatkan manusia dari dosa agar manusia tidak binasa. Ketika Yesus lahir dikandang domba maka malaikat diutus kepada manusia menyampaikan berita itu katanya “jangan takut, hendaklah bayi itu diberi nama YESUS karena Dia akan menyelamatkan manusia”. Bayi Yesus sudah dinubuatkan akan menjadi juruselamat manusia. Keselamatan itu hanya ada didalam nama YESUS, tidak ada yang lain. Bukan didalam nama nabi-nabi, rasul-rasul, atau siapapun. Bukan didalam nama Petrus, nama Paulus, hanya YESUS saja yang perlu disembah karena Yesus yang telah mati dan Dia bangkit sehingga Dia sanggup mendengarkan doa kita. Orang mati jangan disembah karena dia sudah mati rasa dan tidak dapat berbuat apa-apa, bahkan rohnya tidak bergentayangan. Banyak orang yang salah pengertian mereka menganggap roh orang yang mati itu bergentayangan. Orang yang mati didalam Tuhan rohnya disimpan di Firdaus menunggu Sorga, tetapi orang yang mati diluar Tuhan rohnya  disimpan di Haddist menunggu Neraka. Jangan pernah tertipu oleh tipu daya iblis yang menganggap roh orang yang mati itu bergentayangan karena iblis bisa menyerupai apapun. Iblis sudah ada sebelum dunia dijadikan, dia ada disorga disebut malaikat lucifer yaitu pemimpin paduan suara sorga tetapi karena dia sombong sehingga Allah menjatuhkan kebumi dan menjadi iblis. Iblis tidak pernah tertidur oleh sebab itu Firman Tuhan berkata waspadalah dan berjaga-jagalah karena dia akan mencari orang yang dapat ditelannya. 

2. Kita dipilih didalam Yesus Kristus
  • Kita dipanggil ; Rom 8:30
  • Kita dibenarkan
  • Kita dimuliakan
  • Kita dijadikan serupa dengan Kristus ; Rom 8:29
  • Diangkat sebagai anak-anak Allah ; Efs 1:5
  • Menjadi puji-pujian bagi KemuliaanNya ; Efs 1:12
  • Menerima Roh Kudus; Efs 1:13
  • Diciptakan untuk melakukan perbuatan baik ; Efs 2:10


Rugi besar orang kristen tidak mengalami dibenarkan yaitu hidupnya selalu dihantui oleh masa lalu, dosa-dosanya, dan tertuduh terus. Allah sudah katakan bahwa dosa kita sudah diselesaikan bahkan sudah dilupakan. Dia maha Tahu tetapi Dia sanggup mengampuni dan melupakan segala dosa kita. Manusia justru cenderung sebaliknya sangat sulit melupakan kesalahan orang lain. Kesalahan dimasa lalupun sering diungkit-ungkit kembali sehingga menjadi pemicu pertengkaran.Oleh sebab itu mari belajar seperti Yesus yang mudah mengampuni dan melupakan kesalahan orang lain.  Kita dibenarkan bukan karena kita benar tetapi karena kita percaya didalam Yesus Kristus yang telah menyelesaikan dosa kita, membebaskan surat hutang dosa kita. Dalam setiap proses kita harus bertumbuh kearah Kristus, baik didalam kekudusan, kebenaran, dll. Oleh sebab itu kita tidak pernah berhenti untuk berdoa, beribadah, berkorban, dsb supaya kita semakin hari menjadi sempurna seperti Kristus. Roh Kudus dan Firman Allahlah yang memampukan kita untuk melakukannya. Kita yang diangkat sebagai anak RT/ lurah saja pasti sudah bangga apabila ketika kita diangkat menjadi anak-anak Allah. Seharusnya orang kristen lebih bangga lagi karena dipilih oleh Bapa disorga untuk menjadi anak-anakNya. Hal itu adalah hak preogratif Allah yaitu hak istimewa kepada anak-anakNya menerima janji-janji Allah dan tidak ada yang dapat dibatalkan oleh apapun. Tuhan tempatkan kita dimanapun menjadi puji-pujian bagi Kemuliaan namaNya. Oleh sebab itu, mari kita sebagai orang percaya harus menjadi berkat dimanapun berada sehingga orang akan melihat dan menjadi pujian bagi Tuhan. Perbuatan baik diluar Yesus tidak ada artinya sama sekali/ bernilai 0, tetapi ketika kita didalam Yesus dan menomorsatukan 1 sehingga perbuatan baik kita akan benilai. Didalam Yesus harus berbuat baik karena orang yang menyembah Yesus maka kita akan menjadi seperti Yesus yang selalu melakukan perbuatan baik. Kita hidup didalam perbuatan baiknya Tuhan.

II. PREDESTINASI
Dalam bahasa gerika “Proorizo” artinya Allah yang memanggil, memilih, dan menetapkan semua rencanaNya yang dari semula 
1.Semua sudah ditetapkan dari semula sebelum dunia dijadikan
2.Allah menjamin kehidupan umatNya
3.Umat Tuhan tidak ditentukan dengan takdir
4.Allah menghargai setiap keputusan manusia
5.Hanya orang yang berpaut pada Tuhan yang mengalami JANJI TUHAN; Kol 1:22-23
Kita sudah dijadikan sebelum dunia dijadikan maksudnya Allah sudah menetapkan semua tentang keselamatan manusia dan tentang apapun juga mengenai diri kita karena Yesus sudah ada sebelum dunia dijadikan.