Khotbah Minggu, 08 September 2019 "IBADAH DAN BERKAT"

IBADAH DAN BERKAT
KELUARAN 23:25
Oleh Pdt.H.Hutagalung

Ibadah adalah sebuah keharusan dan bukan terpaksa tetapi dengan kerelaan hati. Sebagai umat Tuhan kita mengekspresikan kasih, penghormatan, dan syukur kita kepadaNya. Didalam bahasa ibrani ibadah itu Avoda dan dalam bahasa Yunani Latreia yang artinya melayani Tuhan dalam bentuk ritual atau acara seperti kita ada doa, pujian, penyembahan, persembahan, dll itulah disebut ritual. Apabila kita menjalankan ibadah pasti akan dijamin oleh UUD karena ibadah itu tidak perlu ada izin, sedangkan rumah ibadah perlu ada izin. Namun lebih luas lagi dalam hidup sehari-hari melayani sesama. Ini berbicara gaya hidup melayani Tuhan dan  sesama setiap hari lewat tidakan apapun yang bisa kita lakukan. Jadi ibadah itu bukanlah tindakan secara agamawi (penuh dengan aturan-aturan) saja tetapi didalam roh dan jiwa kita haruslah berkomunikasi dengan Tuhan itulah ibadah sesungguhnya.

1. MEMBAWA PERSEMBAHAN HIDUP ; Rom 12:1
  • persembahan yang hidup
  • kudus
  • dan berkenan kepada Allah (beriman)
  • tubuh adalah milik Tuhan ; Gal 2:20
  • tubuh adalah rumah Tuhan ; 1 Kor 3:16
  • Ibadah yang sejati adalah dimana kita mampu

mempersembahkan seluruh hidup kita mulai dari tubuh diberikan kudus. Perlu kita bawa tubuh kita kepada Tuhan seperti perintah Tuhan untuk mengasihi Tuhan dengan segenap kekuatan kita. Jika kita masih diberikan kesehatan mari persembahkan tubuh untuk melayani Tuhan. Persembahkan tubuh kita yang hidup, kudus, dan berkenan kepada Tuhan karena tubuh kita adalah milik Tuhan. Ada begitu banyak orang kristen yang mengaku milik Tuhan tetapi dia mengatur dirinya sendiri dengan sesuka hatinya bahkan menggunakan perkataan yang tidak menjadi berkat. Yang membanggakan tentang kekristenan ketika Tuhan yang Maha Kuasa mau berdiam didalam hidup kita karena kita adalah rumahNya. Kehadiran Tuhan akan memancarkan cahaya Kristus didalam hidup kita karena Tuhan selalu bersama dengan Tuhan.

2. YESUS ADALAH PUSAT IBADAH KITA ; 1 Tim 3:16
Yesus adalah sentral ibadah kita. Kita mau datang beribadah karena mau berjumpa dengan Yesus dan tidak ada alasan lain. Ketika kita terlibat pelayanan, doa, menyembah, dan memuji Tuhan hanya mau mengalami Tuhan Yesus dan perjumpaan secara pribadi dengan Dia. Jangan izinkan ketika kita beribadah mulai ada kekesalan dihati kepada orang disekeliling kita bahkan pelayan yang melayani sekalipun karena iblis yang mau menanamkan itu. Iblis tidak marah apabila kita sering datang ke gereja tetapi dia akan marah apabila umat Tuhan yang datang beribadah dengan serius atau sungguh-sungguh kepada Tuhan. Jangan izinkan iblis merampas berkat dari beribadah karena iblis mau merampas konsentrasi kita kepada Tuhan. Daud berkata lebih baik satu hari dipelataran Tuhan karena menikmati hadirat Tuhan jauh lebih indah dari segalanya sehingga selama hidupnya diberkati Tuhan bahkan mewarisi kekayaan kepada anaknya Salomo untuk membangun bait suci yang megah. Kata “menyembah” itu artinya mencium yaitu menikmati. 

3. BERSEKUTU DENGAN TUHAN ; 1 Kor 15:58
Ketika persekutuan kita dengan Tuhan pasti kita akan menjadi giat karena kehidupan Kristus yang ada didalam kita adalah kreatif. Kita jangan puas hanya datang dan duduk beribadah saja tetapi mulailah untuk lebih bertumbuh lagi didalam Tuhan. Karunia yang Tuhan berikan kepada kita pasti berguna.

4. PERJUMPAAN SECARA PRIBADI DENGAN TUHAN ; 2 Kor 5:17
Pastikan kita mengalami perubahan semakin baik dengan mengalami perjumpaan dengan Tuhan secara pribadi. Seperti bangsa Israel yang dijajah selama 430 tahun di Mesir sehingga mental mereka adalah budak/ hamba. Tetapi Tuhan ajar mereka selama 40 tahun dipadang gurun untuk belajar dan berubah dari mental budak menjadi mental pemenang yaitu berperang. Perubahan dibutuhkan proses dan bukalah hati.

5. PEMBAHARUAN PIKIRAN AGAR MEMAHAMI KEHENDAK TUHAN ; Rom 12:2
Berubah cara pikiran kita karena pikiran itu adalah pribadi. Apabila kita berpikir positif maka pribadinya pasti positif, demikian sebaliknya. Bagaimana seseorang itu ditentukan oleh cara pikirnya sehingga kita perlu untuk dibaharui untuk mengerti kehendak Tuhan.

6. HIDUP YANG BERDAMPAK KEPADA SESAMA ; 1 Pet 4:48
Tidak kebetulan kita ditempatkan dimana berada sekarang pasti ada rencana Tuhan dibalik semua itu. Pastikan hidup kita berdampak bagi orang lain. Kenapa orang kristen baik ? karena Tuhannya benar dan baik. Ketika kita menyembah Tuhan yang benar dan hebat maka begitulah hidup kita.

7. BERDAMPAK KEPADA DUNIA ; Mat 5:13-14
Garam dan terang sangat dibutuhkan oleh dunia, dan kita adalah garam dan terang artinya kita dibutuhkan oleh dunia memancarkan kehidupan Kristus 

II. ADA JANJI BERKAT , TUJUAN IBADAH BUKAN BERKAT
1. Kebutuhan jasmani terjamin
roti makananmu
air minumanmu
sakit penyakit dijauhkan 
janji untuk hidup ini dan hidup yang akan datang ; 1 Tim 4:8
2. Yang utama adalah Tuhan, berkat merupakan bonus atau tambahan; Mat 6:33
3. Hidup dalam damai sejahtera ; Luk 2:14
ada ketenangan dalam jiwa ; Mat 11:28-30

III. MENGAPA TUHAN MEMBERKATI KITA ?
1. sebagai bukti penyertaan Tuhan ; Ul 2:7
2. menjadi kesaksian ; Mal 3:18
3. menjadi saluran berkat ; Gal 6:9-10

Khotbah Minggu, 01 September 2019 "DIBERKATI UNTUK MEMBERKATI"

DIBERKATI UNTUK MEMBERKATI
KEJADIAN 12:1-3
Oleh Pdt.H.Hutagalung

Apa yang Tuhan sediakan diberikan kepada kita itu adalah modal agar kita menjadi berkat. Ketika kita dikuatkan maka itu tandanya kita bisa menguatkan orang lain. Kehidupan Abraham menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. Abraham itu orang yang kaya, terkemuka, dan memiliki segalanya tetapi ketika Tuhan berkata melalui dia semua bangsa memperoleh berkat mak kalimat itu mendorong dia tinggalkan semua yang dimilikinya untuk menerima panggilan Tuhan. Perjalanan Abraham dengan iman, iman inilah modal kita. Modal iman inilah memampukan kita berjalan dalam rencana Tuhan. Iman Abraham kuat karena dia telah mengenal Tuhan dengan baik dan benar, sehingga Tuhan menyuruhnya untuk pergi dan tinggalkan semuanya dengan segala resiko yang akan dihadapinya. Dia kenal siapa Tuhan yang menyuruhnya dengan benar, tidak perduli berapa berat persoalan yang dihadapinya. Begitu juga ketika kita mengenal Tuhan yang kita sembah dengan benar tidak perduli keadaan sekeliling kita mengecewakan atau kita tidak diperhatikan. Itu tidak membuat iman kita lemah dan tidak bergairah dalam menjalani hidup ini. Sebagai contoh Daud, tidak masuk hitungan didalam keluarganya bahkan seolah-olah diasingkan. Dia tidak masuk dalam prajurit seperti abang-abangnya untuk berperang karena badannya kecil dan tidak diperhitungkan sama sekali. Tetapi ketika dia mendengar barisan Tuhan diejek oleh goliat dan prajuritnya maka dia datang untuk mengalahkan goliat. Daud hanya menggembalakan 2 atau 3 ekor kambing domba, tetapi ketika dia datang dengan nama Tuhan maka kemenangan terjadi. Meskipun orang lain tidak memperhitungkan kita atau tidak perdulikan jangan pernah takut asalkan mata Tuhan selalu tertuju pada kita. Perjalanan Abraham adalah perjalanan yang diberkati oleh Tuhan. Lebih daripada itu Tuhan punya tujuan supaya melalui kehidupannya dia menjadi berkat bagi bangsa-bangsa. 

1. ABRAHAM BERJALAN DENGAN IMAN ; Ibr 11:8
  • rela meninggalkan kampung halaman 
  • berjalan menuju tempat yang belum diketahuinya
  • melihat milik pusaka yang dijanjikan Tuhan

Tuhan berkata tinggalkan seluruh kekayaan dan sanak saudaranya ketempat yang akan ditunjukan Tuhan. Tempat yang belum jelas dimana kotanya, bagaimana keadaanya, dll. Tetapi dengan iman dia melangkah karena dia percaya bahwa Tuhan akan membawa kesuatu tempat yang dijanjikanNya dan itu adalah yang terbaik. Hanya dengan iman yang bertahanlah yang mampukan kita sampai kepada kehendak dan rencanaNya, serta melihat janji Tuhan digenapi. Ketika kita melihat situasi dan keadaan sekeliling yang melemahkan kita pasti kita akan mundur dan tidak sanggup menjalani hidup ini. Tetapi ketika kita berjalan dengan iman seperti Abraham hanya berfokus dan memandang kepada Tuhan yang ada didepannya dan sanggup membawanya kepada berkat jasmani dan rohani.

2. SEBAGAI MUSAFIR DINEGERI ORANG ; ay 9
  • berjalan dipadang gurun
  • tinggal dikemah

Istananya yang mewah yang ada di Ur-Kasdim dia rela tinggalkan menjadi seorang musafir dipadang gurun serta tinggal diperkemahan. Panas terik hujan, binatang-binatang buas mengancam hidupnya tetapi dia tidak mundur. Dia tidak perduli dengan keadaan yang terjadi dan terus berjalan dengan iman. Mungkin kita sedang mengalami hal seperti ini berjalan dalam padang gurun seperti perekonomian yang susah dan kering kerontang, dll. Ingatlah tetap andalkan imanmu.

3. MERINDUKAN TANAH AIR SORGAWI ; ay 10
yang disiapkan dan dibangun oleh Allah sendiriAbraham matanya tertuju pada Tuhan dan merindukan tanah air sorgawi yaitu sorga. Sorga yang dibangun dan direncanakan Allah untuk menjadi tempat kediamannya Abraham nanti.

4. DENGAN IMAN MENDAPATKAN ANAK MELALUI SARA ISTERINYA ; ay 11, Rom 4:18-21
Terhadap janji Tuhan Abraham tidak pernah ragu sedikitpun, bahkan imannya tidak lemah meskipun secara fisik tubuhnya semakin merosot. Tuhan yang berjanji kepada Abraham bahwa dia akan mendapatkan keturunan yang banyak seperti bintang dilangit dan seperti pasir ditepi laut. Selama 25 tahun dia menantikan janji itu meskipun Sara isterinya telah mati haid. Secara manusia tidak ada lagi dasar berharap untuk mendapatkan anak tetapi tepat apa yang dijanjikan Tuhan. Ketika Abraham berumur 100 tahun tepat lahirlah Ishak yaitu anak perjanjian yang sudah dijanjikan Tuhan. Abraham tidak gentar sedikitpun dengan janji Tuhan bahkan keadaan dan waktu yang memprosesnya tidak melemahkan imannya. Justru Abraham tetap menguatkan iman percayanya kepada Tuhan sampai janji itu digenapi oleh Tuhan. Jangan pernah takut kepada keadaan, apabila Tuhan bertahta didalam rumah tangga, gereja, bahkan kota kita maka hal-hal yang luar biasa pasti akan terjadi. Tuhan sanggup memberikan hal yang mustahil kepada kita.

5. RELA MEMPERSEMBAHKAN ANAK TUNGGALNYA KEPADA TUHAN  KARENA TAAT KEPADA PERINTAH TUHAN ; Ibr 11:17-19
  • Allah sanggup membangkitkan orang mati

Ini hal yang terberat bagi Abraham ketika dia rela mempersembahkan anak tunggalnya kepada Tuhan. Umur 75 tahun Tuhan datang memberikan janji keturunan, lalu umur 100 tahun janji itu digenapi dalam hidupnya. Selama 25 tahun penantian janji Tuhan lalu lahirlah Ishak. Tetapi ketika Ishak berumur 14 tahun Ishak dipersembahkan digunung Moria kepada Tuhan. Hati Abraham hancur tetapi keyakinan Abraham bahwa Tuhan akan menyediakannya bagi mereka. Inilah iman Abraham. 

6. JEHOVAH JIREH TUHAN MENYEDIAKAN ; Kej 22:13-14
Kata Jehovah jireh muncul ketika Abraham rela mengorbankan yang terbaik bagi Tuhan.