Khotbah Minggu, 12 Januari 2020 "MENGAMPUNI"

MENGAMPUNI
Lukas 23:39-43
oleh Pdt.Franky Pangela-Lahat

Peristiwa penyaliban adalah peristiwa yang secara manusia sangat memalukan karena Yesus dipermalukan didepan umum. Pilatus dan Herodes katakan bahwa Yesus tidak didapati kesalahan apapun. Tetapi Yesus tetap disalibkan di Golgota. Golgota adalah tempat hukuman mati kepada orang yang sangat jahat. Tetapi yang dialami Yesus adalah penggenapan oleh nubuatan Yesaya bahwa Yesus disalibkan untuk menebus dosa manusia. Kita melihat diantara 2 orang yang disalibkan bersama dengan Yesus menerima janji Firdaus dan menerima Yesus. Kita bandingkan didalam Matius 27:44 menurut injil Matius jelas dikatakan bahwa penyamun-penyamun (2 orang yang jahat dan disalibkan itu) menghina dan menghujat Yesus. Didalam Markus 15:32 jelas dikatakan 2 orang disalib itu menghujat Yesus. Tetapi didalam Lukas justru dijelaskan bahwa 1 diantara 2 orang yang disalibkan itu bertobat dan menerima janji keselamatan. Proses penyaliban Yesus pukul 09.00 dan ketika Yesus meninggal dan menyerahkan diriNya kepada Bapa pukul 15.00 artinya ada senggang waktu 6 jam. Jadiawalnya 2 orang yang disalibkan itu sama-sama menghujat Yesus tetapi 1 diantara 2 orang itu menjelang Yesus meninggal sadar akan dosanya dan mengaku bahwa Yesus adalah Mesias yang dinantikan. Mengapa hal ini bisa terjadi ? apakah ada yang menasehati dia ketika disalib? tidak ada. Satu-satunya murid yang menerima pewahyuan bahwa Yesus adalah Mesias adalah Petrus. 
Mengapa satu orang yang disalibkan itu bisa berubah pikiran ? Didalam Lukas dikatakan ketika Yesus berkata “Bapa ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”. Kata-kata inilah yang merubah pikiran 1 orang yang disalibkan itu karena orang Yahudi memegang hukum taurat jika bersalah mata ganti mata, gigi ganti gigi artinya jika salah maka harus dibalas setimpal dengan yang dilakukannya. Tetapi pada hari itu dia melihat Yesus bukan mengutuk tetapi mengampuni orang yang menyalibkan Yesus. Perkataan Yesus dapat mengubah cara berpikir seseorang. Didalam Yesaya 55:10-11 jelas dikatakan bahwa Firman Tuhan tidak akan pernah kembali dengan sia-sia. Firman Tuhan dapat mengubah seseorang baik lambat atau cepat tetapi pasti akan dilaksanakan karena Firman itu berkuasa. Cuma Firman yang mampu mengubah karakter seseorang untuk hidup dalam kebenaran. Ciri khas yang Yesus ajarkan lewat perkataanNya dikayu salib adalah mengampuni. Sementara Yesus disalibkan merasa kesakitan dan menderita tetapi Dia mampu melepaskan pengampunan. Seringkali ketika kita dilecehkan, dihina, disakiti apakah kita mampu melepaskan pengampunan ? mungkin sulit bagi kita tetapi yang Yesus ajarkan untuk mengampuni harus kita lakukan karena itu perintah Tuhan dan didalam Yesus tidak ada yang sulit. Jelas Firman Tuhan katakan jika kita ingin diampuni oleh Bapa maka kita juga harus mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Jangan sampai matahari terbenam kita belum mengampuni orang yang menyakiti kita karena ketika kita menyimpan kesalahan orang lain itu akan bertumbuh menjadi akar-akar kepahitan. Bagaimana mungkin kita bisa menyembah Tuhan yang Maha pengampun sedangkan kita masih menyimpan sakit hati kepada orang lain.  Didalam 1 Petrus 3:8-9 dikatakan jika kita ingin diberkati oleh Tuhan mari kita lepaskan pengampunan agar doa dan permohonan yang kita naikkan tidak terhalangi oleh dosa sakit hati. Secara manusia kita mungkin sulit melakukannya tetapi ketika kita mau berdoa bagi orang yang menyakiti kita maka doa itulah yang memberikan kita kekuatan untuk mengampuninya dan memberikan sukacita. 
Didalam Lukas 23:42 dikatakan ada perubahan yang terjadi didalam satu orang yang disalibkan itu. Tadinya dia menghujat Yesus sekarang dia datang kepada Yesus dengan merendahkan diri memohon pengampunan. Dia sudah menyadari bahwa ketika Yesus datang kedua kali akan menjemput orang yang percaya dan membawa mereka ke Sorga karena Dia adalah Raja diatas segala raja. Yesus langsung spontan berkata bahwa “hari ini juga engkau akan ada bersama dengan Aku di Firdaus”. Yesus tidak melihat lagi orang itu sebagai penghujat tetapi ketika orang itu menyadari dan memohon kepada Yesus maka langsung Yesus mendengar permohonannya. Yesus tidak mengulur-ulur waktu untuk menyelamatkan satu orang yang disalibkan itu. 
Yesus melihat hati orang itu dan mendengar perkataan pertobatan yang diucapkan. Sehingga itu yang menarik hati Yesus untuk mendengar dan menjawab permohonannya untuk bersama-sama dengan dia di Firdaus. Ada suatu kebahagiaan bagi kita ketika doa kita dijawab oleh Tuhan. Berdoalah dengan serius dan kerendahan hati dihadapan Tuhan karena Tuhan melihat setiap keberadaan kita. Cara Tuhan untuk menjawab setiap pergumulan kita terkadang diluar nalar kita tetapi itulah kuasa Tuhan yang sanggup menolong kita. Semua tergantung hati kita apakah kita mau mengampuni ? apakah kita mau melakukan kebenaran? Tuhan sanggup menjawab setiap doa kita. Oleh sebab itu, mari kita belajar melepaskan pengampunan untuk orang lain dan tidak menyimpan kesalahan apapun. serta belajar merendahkan hati sehingga setiap doa yang kita naikkan akan didengar dan dijawab oleh Tuhan.

Khotbah Minggu, 05 Januari 2020 "JANJI PENYERTAAN TUHAN"

JANJI PENYERTAAN TUHAN
Yesaya 43:1-5
oleh Pdt.H.Hutagalung

Di awal tahun 2020 ini, kita akan merenungkan janji penyertaan Tuhan. Semua janji Tuhan pasti digenapi bagi mereka yang percaya. Janji berarti ada 2 pihak yang sedang bersepakat. Kita harus percaya, taat, dan melakukan apa yang Tuhan janjikan sehingga kita mengalami janji Tuhan apabila kita tidak melakukannya maka janji Tuhan tidak akan pernah kita alami. Apa yang dijanjikan Tuhan ?

1. KITA ADALAH MILIK TUHAN; ay 1
  • Dia ciptakan kita
  • Dia membentuk hidup kita
  • Dia menebus kita
  • memanggil namaMu

Dengan keyakinan kita milik Tuhan maka itulah yang membuat kita tidak ragu untuk menerima janji Tuhan. Maka diperlukan keyakinan yang kuat bahwa janji Tuhan untuk kita. Kita ada dibumi ini karena Tuhan yang ciptakan kita apabila kita berada disuatu keturunan batak, jawa, cina, dll maka itulah yang sudah ditetapkan Tuhan maka bersyukurlah. Jangan pernah sesali kehidupan kita bagaimanapun hidup.Tuhan membentuk hidup kita yaitu karakter. Pembentukan itu terus berlanjut dari hari ke hari supaya kita bisa mencapai karakter Kristus. Kita harus mengalami pertumbuhan dalam hal karakter, bukti bertumbuh adalah mengalami perubahan. Hidup kita harus berubah. Tuhan juga menebus kehidupan kita karena seharusnya kita sudah terjual karena dosa tetapi Dia membayar dengan darahNya yang kudus dengan datang kedalam dunia untuk menyelamatkan kita. Kehidupan kita berharga dan ditentukan oleh Kristus bukan orang lain. Harga diri kita didalam Kristus tidak akan pernah berubah ketika diinjak-injak orang atau disepelekan orang karena didalam Kristus kita berharga. Selain kita ditebus, Tuhan memanggil nama kita artinya nama kita sudah terukir didalam hati Tuhan. Didalam Yoh 10 dikatakan bahwa Tuhan adalah gembala kita yang berdiri didepan pintu dan memanggil kita satu persatu ketika keluar masuk. Keluar masuk kita ada dipenglihatan Tuhan dimanapun berada. Tuhan tidak pernah lalai untuk menyertai kita, Dia mengenal nama kita. Kehidupan kita tidak hanya penampilan yang baik tetapi hati dan pikiran juga harus baik dan benar. Dia mengetahui luar dalam kita, tidak ada yang terlewat dari monitornya Tuhan. Tuhan tidak pernah memaksa seseorang, hanya apa yang kita serahkan kepada Tuhan itulah yang menjadi pengawasan dan kontrolnya Tuhan. Orang yang mengerti janji Tuhan pasti hidupnya berubah.

2. PENYERTAAN TUHAN DALAM KESULITAN ; ay 2
  • air tidak menghanyutkan
  • api tidak menghanguskan

Ketika kita belajar perjalanan bangsa Israel didalam Kitab Keluaran. Tuhan katakan bahwa mereka harus berperang padahal selama di Mesir mereka menjadi budak yang siap diperintah. Mereka tidak pernah berperang dan memegang senjata. Tetapi Tuhan mau mental budak diubah menjadi pemenang. Untuk mengubah paradigma itu mereka diproses selama 40 tahun dipadang gurun. Ketika bangsa Israel keluar dari Mesir mereka mengalami hal-hal yang luar biasa mulai dari menyeberangi laut Merah, dan menghadapi air mara yang pahit diubah jadi
manis. Sehingga ketika mereka mau menyeberangi sungai Yordan supaya sampai kepada tanah Kanaan dan dibawah pimpinan Yosua dikarenakan Musa telah melanggar kekudusan dan tidak sampai ditanah perjanjian. Air tidak menghanyutkan dan api tidak menghanguskan bisa berbicara tentang kehidupan duniawi yang tidak menyeret kita, ataupun pengajaran sesat yang ada dimana-mana. 

3. AKULAH TUHAN ALLAHMU ; ay 3
  • Maha Kudus
  • Juruselamat
Kita menyembah Allah yang kudus dan tidak ada yang lain. Kehidupan kita tidak hidup percuma didalam Tuhan. Walaupun ada orang yang hidupnya percuma yaitu hidup untuk diri sendiri. Ketika kita berani minta panjang umur kepada Tuhan artinya hidup kita harus berarti. Tuhan menebus kita dari Mesir yaitu dari keturunan Hagar dan Abraham yaitu Ismael. Etiopia adalah keturunan Nuh melalui Ham yaitu manusia yang terkutuk ketika Nuh telanjang karena mabuk, Ham membeberkan ketelanjangan ayahnya. Syeba juga adalah keturunan dari Ismael. Tuhan akan selamatkan Etiopia, Mesir, Syeba melalui kita, mereka akan datang kepada terang Tuhan. 

4. TUHAN MENGASIHI KITA ; ay 4
  • berharga dimata Tuhan
  • mulia
Bangsa-bangsa Tuhan berikan sebagai ganti kita. Tugas kita untuk minta Tuhan selamatkan bangsa-bangsa.

5. JANGAN TAKUT AKU MENYERTAI ENGKAU ; ay 5
  • anak cucu datang dari timur ; Mat 8:5
  • akan menghimpun dari barat ; Yes 24:14
Seluruh orang yang dari timur dan barat akan datang kepada Tuhan karena kehadiran Yesus kedalam dunia untuk menjangkau bangsa-bangsa. 

6. PENUAIAN JIWA-JIWA ; Yes 54:3

Khotbah Tahun Baru, 01 Januari 2020 "IMMANUEL"

IMMANUEL 
oleh Pdt.H.Hutagalung


Pada waktu manusia yaitu Adam dan Hawa jatuh didalam dosa sehingga kehilangan Kemuliaan Allah. Manusia dihadapan Tuhan telanjang karena dosa ketidaktaatan mereka. Tetapi kasih Tuhan menemukan kembali Adam dan Hawa. Didalam pasal 4 ketika Adam dan Hawa diusir dari taman Eden, mereka belajar untuk memberikan korban persembahan bagi Tuhan dan mengajarkan kepada anaknya yaitu Kain dan Habel. Persembahan Habel diterima sedangkan Kain tidak sehingga Kain iri dan membunuh Habel. Tetapi Tuhan gantikan Habel dengan adiknya yaitu Set. Set melahirkan Enos dan disaat itulah manusia memanggil nama Tuhan. Beberapa generasi berikutnya lahirlah Nuh dan Tuhan berfirman untuk menyelamatkan manusia karena sudah terlalu banyak dosa yang dilakukan manusia. Sehingga ada 8 orang yang selamat sedangkan manusia dibinaskan lewat air bah. Kembali Nuh membawa persembahan kepada Tuhan, dari keturunan Nuh lah yaitu Sem, Ham, dan Yafet Tuhan menunjukkan kasihNya. Dari keturunan Sem maka lahirlah Abraham, Ishak, Yakub dan 12Israel salah satu suku yaitu Yehuda dan dari sinilah lahir Yesus sang Juruselamat. Nubuatan tentang kelahiran Yesus sudah ada didalam Yes 7:14 berita ini datang kepada Yehuda disaat Aram dan Israel bersekutu untuk menghancurkan suku Yehuda, selama ini mereka berlindung kepada bangsa Asyur. Sekitar 700 tahun sebelum Yesus datang kedalam dunia terjadi perpecahan 12 suku Israel yaitu 10 suku utara dipimpin oleh Yerobeam sedangkan 2 suku selatan yaitu Yehuda dipimpin oleh Rehabeam (anak Salomo). Mereka bermusuhan 10 suku bersekutu dengan bangsa Aram untuk menghancurkan 2 suku. Begitu ketakutannya suku Yehuda ini sehingga Tuhan mengutus nabi Yesaya untuk menyampaikan tentang kedatangan Yesus yang akan menjadi penyelamat mereka. Berita ini menyatakan pengharapan besar bahwa Tuhan tidak meninggalkan suku Yehuda karena Allah akan datang pada mereka dan dilahirkan dari seorang anak dara muda yaitu Yesus. Sekarang bagaimana dengan kita ? apakah sepanjang 2019 kita merasa ketakutan ? jangan ragu dan jangan bimbang karena Tuhan mau bersama dengan kita. Jika kita masih diberikan kesempatan jangan pernah mengeraskan hati kita. Mari kita iring Tuhan dengan sungguh-sungguh. Adapun tujuan berita tentang nubuatan kelahiran Yesus adalah :

1. AKAN DATANG SEORANG PENYELAMAT
  • sebuah pertanda
  • dikandung dan dilahirkan oleh seorang perawan Maria

Itulah tanda yang diberikan oleh Tuhan yang berbeda dengan yang lain. Dia lahir dari seorang wanita yang belum bersuami dan perawan supaya banyak orang mau mempelajari kenapa seorang Yesus lahir dari perempuan yang belum bersuami ? walaupun diluar sana bahkan orang farisi menganggap Yesus anak haram. Sampai sekarang ini dunia masih bertanya dan banyak juga yang sudah percaya bahwa Yesus juruselamat. 

2. NAMANYA DISEBUT IMMANUEL ARTINYA
  • Allah jadi sama dengan manusia ; Kol 2:9
  • menyatakan diriNya jadi sama dengan manusia ; 1 Tim 3:16
  • roh dunia menolak ke Tuhanan Yesus ; Yud 1:4

Yesus betul-betul 100% manusia dan 100% Allah. Tidak ada duanya seperti Yesus. Ketika Yesus menyerahkan diriNya waktu disalibkan dan mati itulah manusianya. Tetapi Dia dengan ke Allahannya yang datang dari Sorga kedalam dunia untuk menyelesaikan misi penyelamatan dunia setelah itu kembali kepada Bapa di Sorga untuk menyediakan tempat bagi kita yang percaya. Kampung Yesus ada di Sorga dan itulah tempatNya. Didalam Yoh 14:1-3 Yesus sediakan tempat di Sorga bagi kita dan akan menjemput kita ke Sorga supaya dimana Dia berada maka kita juga berada. Jadi jangan pernah ragu dan percaya kepada orang lain yang mengatakan untuk datang kepada Sorga lewat jalan lain selain kepada Yesus. Karena hanya lewat Yesus saja jalan menuju Sorga dan tidak ada yang lain. Ada banyak orang yang menolak ke Tuhanan Yesus salah satunya orang Farisi yang menyangkal Yesus penebus dosa manusia.

3. ALLAH BESERTA KITA 
  • Doa Musa ; Kel 33:15
  • janji penyertaan Tuhan kepada Yosua ; Yos 1:5
  • doa dan komitmen bangsa Israel kepada Yosua ; Yos 1:17
Bangsa Israel sudah begitu banyak berbuat dosa dan marah Tuhan sehingga Tuhan katakan Musa bahwa Dia tidak menyertai mereka dan hanya malaikat saja yang menyertai mereka. Tetapi Musa berdoa kepada Tuhan supaya jangan Tuhan biarkan mereka berjalan tanpa penyertaan Tuhan. Begitu juga Yosua sebagai pengganti Musa yang adalah asisten Musa selama 40 tahun perjalanan Musa. Yosua melihat bagaimana bangsa Israel yang tegar tengkuk yang suka melawan Tuhan dan Musa dan merasa takut. Tetapi Tuhan berjanji menyertai Yosua seperti Tuhan sertai Musa. 

4. PENGALAMAN RAJA DAUD 
  • penyertaan Tuhan membuat berhasil ; 1 Sam 18:14
  • tidak takut bahaya ; Maz 23:4

Khotbah Minggu, 24 November 2019 "BERBUAH LEBAT"

BERBUAH LEBAT
YOHANES 15:1-8
OLEH Pdt.H.Hutagalung

Buah adalah kesukaan semua orang. Apabila kita mempunyai kebun dan menanam buah pastinya kita mengharapkan ada buah untuk dapat dinikmati. Yesus mengumpamakan dirinya adalah sebagai pokok anggur. ada hal yang kita akan pelajari bagaimana Tuhan juga merindukan kehidupan kita dapat berbuah.

1. YESUS POKOK ANGGUR YANG BENAR
  • Dia adalah jalan kebenaran dan hidup ; Yoh 14:6
  • tidak ada kepalsuan, kegelapan dalam Dia ; 1 Yoh 1:5
  • Dia membenarkan orang yang percaya kepadaNya ; Rom 5:1

Didunia ini banyak orang yang menawarkan sorga, ada sorga yang benar tetapi ada sorga-sorgaan. Ada yang menganggap kalau disorga ada tingkat ke 7 dan disana ada bidadari-bidadari cantik yang dapat memuaskan nafsu. Didalam Alkitab dikatakan bahwa darah dan daging tidak akan masuk dalam Sorga artinya disorga tidak ada lagi nafsu birahi dan segala kedagingan manusia. Yesus adalah pokok anggur yang benar dan hanya Yesuslah satu-satunya jalan menuju ke Sorga, tidak ada jalan lain. Didalam Yesus tidak ada kegelapan dan hanya terang saja. Kita dibenarkan karena iman, Yesus adalah kebenaran  dan membenarkan kehidupan kita. Dia menanggung segala dosa kita dan memikulnya dikayu salib sehingga hidup kita dibenarkan Tuhan. Ketika kita datang dan mengaku bahwa Yesus yang sudah menebus dosa kita sehingga kita menjadi orang yang diselamatkan. Pengampunan itu datang ketika kita mengaku kepada Tuhan. Kita sudah dibenarkan dan kita harus berjalan dalam kebenaran yaitu punya karakter damai sejahtera. 

2. BAPAKU LAH PENGUSAHANYA
  • Gereja sebagai kebun anggur adalah milik (proyek) Bapa
  • Gembala sebagai pengelolanya ; Luk 13:6-9

Bapa disorga punya proyek yang sangat besar supaya seluruh dunia dapat diselamatkan sehingga Dia mengaruniakan anakNya yang tunggal yaitu Yesus untuk menebus dosa umat manusia supaya selamat. Gembala sebagai pengelolanya sedangkan jemaat sebagai domba yang digembalakan oleh gembala (pendeta). Paulus katakan jika kita hidup haruslah memberi buah  sehingga ketika diberikan kesempatan bekerja untuk berbuah bagi orang lain. Kita harus punya pola pikir yang benar dan jangan menyepelekan soal persaudaraan didalam Tuhan. Mungkin didalam gereja kita ada salah paham, tetapi jangan kita langsung menjauh dan meninggalkan tetapi marilah saling mengoreksi dan memperbaikinya. 

3. RANTING YANG BERBUAH DIBERSIHKAN
  • Dibersihkan oleh Firman Tuhan ; Maz 119:9
  • disucikan oleh darah Yesus ; 1 Yoh 1:7
  • disucikan oleh Roh Kudus ; Rom 15:16

Setiap hari kita harus baca Firman Tuhan. Pastikan kita menjadi berkat dari hal kecil lewat medsospun harus jadi berkat karena hidup kita berarti. Darah Yesus menyucikan kita dan kita disucikan oleh Roh Kudus. Sekarang dunia ini sedang berlomba untuk mencari Tuhan dan mencoba untuk mendewakan agama. Banyak perdebatan dengan agama. Tuhan sedang bergerak didaerah yang bukan nasrani, ada begitu banyak orang yang datang kepada Tuhan. Kita tidak perlu takut didaerah minoritas, karena Tuhan sanggup bergerak ingatlah terang tidak akan pernah kalah dengan gelap. Sekecil apapun terang, apabila ada kegelapan maka gelap itu pasti sirna. Lihat saja lilin yang kecil diletakkan diruang yang amat gelap maka gelappun hilang. Kita adalah terang dan mampu menerangi dunia yang penuh gelap asal berada dalam terang sejati yaitu Yesus. Jangan tutupi terang karena keuangan, jabatan, dll. Sekarang kesempatan untuk meraih terang dan jika pintu keselamatan sudah tertutup maka kemurahan Allah sudah selesai. Jadi jangan pernah menganggap remeh kesempatan untuk meraih Kristus. Ada buah yang akan dihasilkan :
  • Buah pertobatan ; Mat 3:8 yaitu kehidupan yang berbalik 180 derajat dari seluruh aspek kehidupan kepada Kristus. Berubah cara berpikir dan diperbaharui dengan Kristus.
  • Buah yang baik ; Mat 7:17
  • Buah Kerajaan ALLAH; Matius 21:43
  • Buah Rahim; Lukas 1:42 yaitu melahirkan jiwa-jiwa baru
  • Buah Dosa Membawa Maut; Roma 6:20-21
  • Buah Kebenaran Membawa Hidup Kekal; Roma 6:22 ; 2 Korintus 9:10
  • Buah Jiwa Yang Diselamatkan; Roma 16:5
  • Buah Pelayanan; 1 Korintus 9:1
  • Buah Roh; Galatia 5:22 yaitu karakter atau sifat
  • Buah Keadilan, Kebenaran, Kebaikkan; Efesus 5:9


4. RANTING YANG TIDAK BERBUAH DIPOTONG
  • Ada benalu, roh kedagingan ; Gal 5:19-21
  • berubah setia ; Yer 2:21
  • putus hubungan dengan Tuhan ; Yoh 15:6

Kehidupan yang tidak berbuah karena ada roh kedagingan yang masih bercokol dalam hidup. Periksa kehidupan kita apakah masih ada kedagingan atau roh iri hati, dll. Nanti ada kumpulan ranting kering yaitu ada orang yang tidak berbuah mencari ranting kering dan akhirnya dibakar. 

5. DIKUMPULKAN ORANG UNTUK DIBAKAR 
  • Ada kumpulan ranting kering ;  Bil 13:32-33
  • berita busuk mencemarkan banyak orang ; Bil 14:1-2
  • jaga jangan tumbuh akar pahit ; Ibr 12:15

Orang pilihan 10 pengintai adalah ranting kering dan menyebarkan berita busuk akhirnya menghancurkan persekutuan. Orang yang tidak berbuah selalu memandang masalah itu besar dan dirinya kecil. 

6. YANG BERBUAH HIDUPNYA BERKENAN PADA TUHAN ; Yoh 15:7
tetap tinggal dalam Tuhan, doanya didengar Tuhan

7. BAPA DISORGA DIMULIAKAN ; ay 8
berbuah banyak, Bapa dimuliakan, jadi murid Tuhan

Khotbah Minggu, 17 November 2019 "HIDUP BERBUAH"

HIDUP BERBUAH 
MARKUS 11:12-14
oleh DR.Sonya Luana Kendra, M.Th-Jakarta


Sebagai anak-anak Tuhan kita tidak saja hanya berakar dan bertumbuh, tetapi Tuhan Yesus menginginkan kita berbuah yaitu menghasilkan buah. Banyak orang kristen tidak menghasilkan buah, kalaupun menghasilkan buahnya busuk, asam, pahit dikarenakan akar-akarnya tidak dibersihkan yaitu kehidupannya tidak mau dibersihkan dari segala sampah-sampah baik kebencian, akar pahit, dsb. Ada 2 macam pertumbuhan didalam kehidupan manusia yaitu pertumbuhan secara jasmani yaitu dari kecil sampai menjadi tua. Sedangkan pertumbuhan secara rohani yaitu pertumbuhan iman yang akan terus naik. Orang menganggap jika mereka sehat, kuat, kaya mereka diberkati, sedangkan jika mereka miskin maka iman mereka sedikit. Itu adalah pemahaman yang salah. Kita belajar mengenai pertumbuhan dari 2 Kor 4:16a pertumbuhan yang sudah ada puncak atau lansia maka pastinya kesehatan akan terus menurun, kekuatan berkurang, sampai akhirnya kembali ketanah. Didalam Mazmur dikatakan umur manusia 70 tahun, jika kuat 80 tahun. Itulah kehidupan secara jasmani. Buah pertumbuhan secara jasmani menghasilkan sifat daging yaitu tabiat dosa yang ada didalam Gal 5:19-22 dan tidak ada tempat di Kerajaan Sorga. Orang yang mati-matian kerja terus tanpa henti mengejar kekayaan akanmenghasilkan buah kedagingan yaitu akar pahit, kejahatan, dll. Tuhan berkata agar kita matikan segala kedagingan kita artinya kita harus halau. Tuhan inginkan agar kita bertumbuh secara rohani. Jika kita terus memikirkan pertumbuhan secara jasmani terus menerus pasti pertumbuhan secara rohani sangat sulit untuk dilakukan, kita harus keluarkan dulu sifat daging dan bersihkan sehingga pertumbuhan secara rohani dapat berlangsung. 
Pertumbuhan secara rohani ada didalam 2 Kor 4:16b tidak ada penurunan dari hari ke hari meskipun tubuh jasmani kita semakin merosot. Kita bertumbuh terus sampai keatas dan pertanggung jawaban kepada kekekalan atas kehidupan yang kita lakukan. Tidak ada penurunan didalam pertumbuhan secara jasmani. Selama kita hidup, mulai untuk mengikis segala kedagingan kita sampai pada puncak kehidupan kita. Kerjakan keselamatan kita untuk membuang hal-hal jahat didalam hidup. Didalam 2 Kor 4:18 tubuh rohani kita diperbaharui terus-menerus. Pertumbuhan jasmani terlihat dan hanya sementara, sedangkan pertumbuhan rohani akan kekal. Buah-buah rohani didalam Gal 5:23-25 yaitu buah-buah Roh. Jika ada masih hal-hal kedagingan harus dikeluarkan segala kedagingan kita dengan memakai kuasa yang Tuhan berikan ketika kita sudah diselamatkan. Buah Roh yang akan membawa kita sampai kekekalan. 
Bagaimana proses pertumbuhan dan berbuah ? Jika kita sudah mulai kerjakan pembuangan akar-akar atau sampah kejahatan didalam diri kita, berkat Tuhan akan menyertai kita. Didalam Alkitab bahwa Tuhan mampu memberikan berkat waktu tidur, kita tidak perlu mati-matian bekerja keras asalkan kita berada didalam Tuhan. Cara kita bertumbuh yaitu harus lahir kembali secara rohani dari tubuh yang sifat daging menjadi tubuh rohani. Segala tabiat dosa dan kedagingan dibersihkan dari seluruh kehidupan kita. Ketika kita sudah diselamatkan dan percaya kepada Yesus, kita harus kerjakan keselamatan itu dengan membuang hal-hal kedagingan didalam diri kita supaya dapat bertumbuh secara rohani. Pertumbuhan secara rohani yang akan membawa kepada kekekalan karena Allah kita Roh sehingga kita hanya bisa ketemu dengan Allah lewat kehidupan roh kita yang terus dibaharui. Supaya Roh Tuhan dapat bersekutu dengan roh kita dan Roh itu akan bekerja didalam diri kita sehingga kita dibersihkan, dipulihkan, dan bekerja didalam kebenaran. Roh itu juga akan dimateraikan. Untuk bertumbuh secara rohani kita juga harus membaca Firman Tuhan. Firman Tuhan adalah makanan rohani kita, meskipun mungkin kita tidak mengerti tetapi harus dibaca supaya rohani kita sehat, terpelihara sehingga dapat bertumbuh maka Roh Tuhan akan menerangi sehingga dapat mengerti Firman Tuhan. Firman Tuhan itu hidup dan menghasilkan buah sehingga kita mendapatkan kekuatan baru. Orang Berea selalu mempelajari Firman Tuhan karena didalam Firman Tuhan ada mutiara yang terpendam dan harus kita baca sehingga disingkapkan dan dapat berkat yang luar biasa. Maz 119:92-93 Firman Tuhan akan menghidupkan roh kita, jika roh kita kuat maka pastinya jasmani kita kuat. Untuk bertumbuh kita harus beribadah dan bersekutu dengan teman-teman seiman. Didalam 1 Tim 4:8 jangan meninggalkan ibadah karena mengandung janji sekarang dan kekekalan. Didalam Rom 12:1 kita harus kuduskan hidup kita, buang akar-akar kejahatan sehingga kita mempersembahkan tubuh kita kepada Tuhan karena itu juga adalah ibadah yang sejati. Bagaimana kita mempersembahkan tubuh kita ? dengan bersyukur. Janganlah kehidupan kita penuh dengan sungut-sungut, berkata kotor. Tuhan mau kita selalu bersyukur bukan menggerutu. Didalam Bil 11:1 suatu kali bangsa itu bersungut-sunggut dan Tuhan marah kepada mereka dan bangkit api nyala Tuhan karena marahNya Tuhan. Kita harus tetap tinggal didalam Dia dengan ucapan syukur. Tuhan benci bersungut-sungut. Ketika kita bersyukur meskipun ada orang yang menyakiti kita, kita lepaskan pengampunan dan pemulihan akan terjadi didalam kehidupan kita. 
Bagaimana cara memperoleh pertumbuhan ? ada pelayanan pelepasan yaitu kita harus membuang segala akar-akar yang jahat, yaitu mulai dari kebencian, akar pahit, kesombongan, menghakimi dan bersumber dari penolakan. Kita harus buang semuanya itu, karena jika akarnya jahat maka pasti akan menghasilkan buah yang busuk. Ketika kita mulai bekerja untuk membersihkan segala akar-akar jahat itu maka Roh Kudus bekerja dan memberikan pertumbuhan didalam hidup kita sambil kita terus minta tuntunan Dia. Didalam Yoh 15:2 ranting yang tidak berbuah akan dibuang, dibakar.
Masih kah ada akar-akar yang jahat didalam kehidupan kita? seberapa lama kita mengikut Tuhan, apakah masih tetap ada didalam kita? Mari buang secara detail segala akar kejahatan itu sehingga kita mendapatkan mahkota kekal.

Khotbah Minggu, 10 November 2019 "VISI KERAJAAN ALLAH"

VISI KERAJAAN ALLAH
YESAYA 62:1-7
Oleh Pdt.H.Hutagalung

Visi selalu melihat kedepan, apapun keadaan kita saat ini. Visi mampu mengubah hidup kita untuk mencapai tujuan. Visi itu berbicara tentang “menjadi apa kelak”. Mengapa kita harus memiliki visi kerajaan Allah? supaya umat Tuhan memiliki konsentrasi atau fokus kedepan. Ketika tujuan atau visi kita jelas maka kita bisa konsentrasi untuk mengumpulkan segala daya upaya, kemampuan, dll untuk bergerak menuju visi itu. Orang yang tidak punya visi atau tujuan didalam hidup akan sembraut hidupnya karena tidak bisa serius, sungguh-sungguh. Begitu pentingnya visi didalam hidup kita. Nabi Yesaya memiliki visi yang jelas mengenai bangsa Israel.

1. OLEH KARENA SION ; ay 1
  • sion berbicara tentang bangsa Israel sebagai umat pilihan
  • sion berada dalam pembuangan

Setelah Salomo, bangsa Israel pecah menjadi 2 kerajaan. Kerajaan pertama dipimpin oleh Yerobeam yang terdiri dari 10 suku yang berada disebelah utara. Hidup mereka penuh dengan penyembahan berhala, hati mereka jauh dari Tuhan, mereka memberontak meskipun mereka melihat mujizat-mujizat yang Tuhan lakukan. Tuhan mengutus Raja Koresy untuk menawan bangsa Israel, sehingga 10 suku dari bangsa Israel ini sudah hilang lenyap. Mereka tidak bisa utuh lagi menjadi umat pilihan Tuhan karena terpencar keseluruh dunia. Sedangkan Kerajaan kedua dipimpin oleh Rehabeam yaitu anak Raja Salomo. Dia memimpin disebelah selatan dengan 2 suku yang disebut dengan suku Yehuda. Dua suku ini juga membuat hati Tuhan pilu, jika kita baca di Yesaya pasal 1 ada begitu banyak hal-hal yang dilakukan bangsa Israel membuat hati Tuhan hancur. Mereka tetap beribadah dan berkorban tetapi mereka tetap melakukan hal kekejian. Hidup mereka tidak benar dan jahat. Tetapi didalam ayat 18 dijelaskan meskipun banyak segala dosa dan kejahatan bangsa Israel dan mereka sadar serta meminta pengampunan dari Bapa maka Dia akan membersihkan segala dosa mereka dan mengampuni kesalahan. Dosa yang merah akan putih seperti salju. Dosa yang kita lakukan sudah dilupakan Tuhan, sedangkan kita terkadang masih ingat dosa-dosa lama kita. Nabi Yesaya memperjuangkan 2 suku bangsa Israel untuk kembali ke Yerusalem.
  • suram, tanpa pengharapan ; Yeh 37: 11-12

Gambaran bangsa Israel seperti tulang-tulang kering yang ada dilembah. Nabi Yehezekiel melihat tidak mungkin tulang-tulang kering itu bisa bersatu, tetapi Tuhan katakan berfirmanlah. Nabi Yehezekiel patuh dan berfirman sehingga potongan-potongan tulang kering itu bertemu dan utuh, lalu Tuhan suruh berfirman lagi sehingga tulang itu diberikan tubuh. Tuhan suruh berfirman agar mayat-mayat itu bisa hidup dengan diberikan Roh. Kegerakan Allah terjadi sehingga mereka menjadi barisan tentara Allah yang besar. 

2. AKU TIDAK DAPAT BERDIAM DIRI
  • peranan umat Tuhan yang memiliki visi
  • terus menabur benih dengan air mata ; Maz 126:5-6
  • usahakanlah kesejahteraan kota ; Yer 29:7

Setelah Yesaya melihat keadaan bangsa Israel yang lemah, maka Yesaya mau bergerak dalam rencana dan janji Tuhan dalam kegerakan besar yang akan terjadi. Didalam Maz 126 mengambarkan keadaan bangsa Israel dibawah tekanan yang besar sehingga mereka tidak mampu lagi melakukan yang baik menabur benih, tetapi ayat ini berkata orang yang menabur dengan mencucurkan air mata pasti pulang membawa berkas-berkasnya. Sebagai orang yang punya visi mengabaikan segala keadaan serta memandang kepada Tuhan yang mengendalikan seluruh hidup ini sambil menabur dengan air mata. Kita harus ambil bagian dalam pergerakan Tuhan supaya kita dapat mensejahterakan kota kita. Sebenarnya keberadaan kita umat Tuhan sedang mensejahteraan kota. Kita harus ambil bagian untuk mensejahteraan kota kita sebagai contoh kita kerja diperusahaan, dikantor, dipasar, dll jadilah pekerja yang dikehendaki Tuhan supaya menjadi dampak untuk kesejahteran kota kita.

3. PERCAYA KEPADA JANJI KESELAMATAN DARI TUHAN
  • kelepasan bangsa Israel dari pembuangan sudah dekat
  • kedatangan Mesias juruselamat manusia yang dinanti

Didalam kitab Yesaya secara keseluruhan tentang kedatangan Juruselamat yang akan datang yaitu Yesus. Yesaya tidak larut dengan keadaan disekitarnya tetapi matanya memandang kepada Tuhan tentang janji keselamatan yang akan digenapi. Jika kita mau diberkati pandang saja janji Tuhan dan mulai percaya atas janji Tuhan.

4. KESELAMATAN BANGSA ISRAEL MENJADI KESAKSIAN BAGI BANGSA-BANGSA ; ay 2
  • Engkau menjadi mahkota keagungan ditangan Tuhan ; ay 3
  • serban kerajaan ditangan Allah 
  • hati Tuhan tertuju padamu dan memulihkan kasih yang terhilang ; ay 5

Bangsa Israel dikawal oleh Tuhan supaya bangsa ini tetap berada diposisi sambil memandang pada Tuhan sampai terjadi pemulihan. Bangsa Israel menjadi sorotan bangsa-bangsa sehingga banyak orang yang mengejek, tetapi mereka terus dikawal oleh Tuhan. Meskipun bangsa Israel berbuat salah tetapi kemurahan Tuhan menjadikan mereka dipulihkan. Kedatangan Tuhan yang pertama untuk menyelamatkan tetapi kedatangan yang kedua untuk menghukum. Berbaliklah kepada Tuhan mumpung masih ada kesempatan

5. ADA BARISAN PENDOA YANG BERJAGA SIANG MALAM ; ay 6
mendesak Tuhan untuk menggenapi janjiNya ; ay 7
Daniel berdoa bagi kelepasan bangsa Israel dari pembuangan ; Dan 9:1-3

6. KITA BERADA DIAKHIR ZAMAN
Persiapkan diri untuk memiliki visi Kerajaan Allah. 

Khotbah Minggu, 03 November 2019 "AMAZING GRACE"

AMAZING GRACE "ANUGERAH TERBESAR"
Yohanes 3:16-21
oleh Pdt.H.Hutagalung

Yesus anak tunggal Bapa adalah pemberian terbesar dan disinilah Anugerah terbesar yang diperdebatkan oleh dunia. Nabi boleh banyak, rasul boleh banyak tetapi hanya ada satu Juruselamat dunia yaitu Yesus Kristus. Didalam Yoh 3:1-2 ada seorang yang bernama Nikodemus seorang Farisi dan pemimpin agama Yahudi yang belum pernah mengenal siapa Yesus sang Juruselamat. Nikodemus tidak mengerti bagaimana mendapatkan Kerajaan Allah tetapi dia mendengar Yesus dengan pengajaran-pengajaranNya sehingga dia merasa bahwa pengajaran Yesus sangat berbeda dari pengajaran lainnya. Nikodemus memiliki kerinduan untuk mengenal Yesus tetapi dia gengsi karena dia adalah guru hebat agama Yahudi yang terkenal dizamannya, tetapi Nikodemus dengan diam-diam pada malam hari datang bertemu dengan Yesus. Yesus pada masa hidupnya mengikuti pendidikan sampai kelas yang tertinggi. Ada tahap-tahap pendidikan di Yahudi dan tahap pendidikan yang paling tinggi disebut Rabi, sedangkan di Indonesia disebut Mahasiswa S1,S2,S3, dan Profesor. Jadi Nikodemus seorang guru besar mengakui bahwa Yesus juga adalah Rabi yaitu guru besar. Yesus belajar sampai berumur 30 tahun dan Dia pintar dalam pendidikan. Nikodemus ingin mengenal Yesus lebih dalam lagi. Didalam hidup kita haruslah bertindak dengansungguh-sungguh. Sebagai contoh Yudas menjadi pengkhianat Yesus hal ini terjadi karena hatinya tidak sungguh-sungguh, hatinya setengah untuk dunia dan setengah untuk Tuhan sehingga ditangkap iblis untuk mengkhianati Yesus. 
Yesus satu-satunya yang turun dari Sorga dan naik ke Sorga didalam ayat 13. Didalam Yoh 14 dikatakan Yesus sediakan tempat bagi kita di Sorga karena tempatnya Yesus di Sorga. Yesus datang dari Sorga kedalam dunia selama 33,5 tahun dan mati dikayu salib pada hari ketiga bangkit diantara orang mati, serta pada hari ke40 naik ke Sorga dan menyediakan Sorga bagi kita. Didalam ayat 14-15  Yesus terkutuk supaya kita selamat, didalam ayat ini dikutip dari PL dalam Bilangan 21:4-8 berbicara tentang bangsa Israel dalam perjalanan memberontak kepada Tuhan dan Musa. Tuhan marah sehingga menyuruh ular-ular tedung untuk mematuki mereka sehingga banyak bangsa Israel yang mati. Datanglah bangsa Israel minta ampun kepada Musa, lalu Tuhan berkata kepada Musa untuk menyuruh bangsa Israel membuat patung ular dan setiap orang yang melihatnya akan hidup. Hal ini berbicara adalah gambaran tentang Yesus yang disalib bukan soal patungnya. Tidak ada Yesus dipatung sehingga kita tidak boleh menyembah patung. Didalam Yes 53:4 Yesus menanggung penderitaan kita, Dia diremukkan, ditimpakan segala kutuk supaya kita yang seharusnya terkutuk karena dosa, punya kelemahan, dll dibebaskan dan melihat karya salib Yesus bahwa segala sesuatu Tuhan sudah selesaikan dikayu salib dan membuat kita tidak stress dalam menjalani hidup ketika diperhadapkan dengan masalah. Didalam Yes 53:5 Yesus menanggung dosa dan kejahatan. Didalam Kol 2:14 melalui salib surat hutang dosa kita sudah dibatalkan. Seharusnya kita yang sudah berdosa dari leluhur kita Adam dan Hawa mati dan binasa dineraka karena kutuk dosa, tetapi Yesus ambil surat hutang dosa itu dengan memakukkannya dikayu salib sehingga Yesus yang mati disalib untuk menebus kita. Maka surat hutang dosa itu dibatalkan. Didalam 1 Kor 1:18 dikatakan bahwa salib Kristus adalah kuasa Allah yang menyelamatkan. Bagi dunia berita keselamatan adalah kebodohan, tetapi bagi kita yang diselamatkan itu adalah kekuatan Allah. Salib secara fisik tidak ada kuasanya sama sekali tetapi salib yang mengandung kuasa adalah Salib Kristus yang menyelamatkan kita. Didalam Bil 21:9 dikatakan pandang salib Kristus. 
Yesus datang pada kali yang pertama untuk menyelamatkan didalam Yoh 3:17. Yesus yang datang 2000 tahun yang lalu kedalam dunia dari bayi kecil sampai dewasauntuk menyelamatkan dosa manusia. Sehingga kita merayakan Natal setiap tahunnya yaitu hari kelahiran Tuhan Yesus. Kita menyambut natal dengan sukacita bukan dengan berbantah-bantahan atau percekcokan dengan hal-hal yang sepele. Ingat kita harus mengerti esensi natal yang sesungguhnya. Hal yang penting sukacita natal harus menjadi dasar kita karena berbicara tentang pesta rohani. Tetapi kedatangan Yesus yang kedua kali akan menghakimi seluruh dunia. Dia akan menjadi penghakim kita untuk menilai bagaimana seluruh sikap kehidupan kita selama didunia. 
Kita harus percaya kepadaNya. Didalam Yoh 3:3 bagaimana Nikodemus diberitahu bahwa untuk percaya kepada Yesus harus mengalami lahir baru. Nikodemus punya pemahaman yang salah mengenai hal ini, dia menganggap bagaimana mungkin dia yang sudah tua harus kembali ke kandungan ibunya untuk dilahirkan kembali. Tetapi Yesus memberikan pemahaman bahwa lahir baru berbicara tentang memahami Yesus sebagai Juruselamat, meninggalkan segala dosa-dosa dan menjalani kehidupan yang baru bersama Yesus atau disebut dengan BERTOBAT. Dalam bahasa Gerika “recipesetia” artinya sembuh dari gila. Itulah yang diajarkan untuk hidup didalam terang.
Orang yang tidak percaya kepada Yesus akan dihukum didalam Yohanes 3:18. Hal ini akan terjadi pada akhir zaman ketika orang tidak percaya kepada kebenaran yaitu Yesus akan kena hukuman kekal. Pada hari-hari ini banyak orang yang berdebat tentang siapa Yesus? siapa Juruselamat? mengapa Yesus juruselamat lahir dikandang domba yang hina? mengapa Yesus juruselamat matinya disalib? dsb. Tetapi pada masa terakhir dari segalanya maka Yesus sebagai penghakim akan menyatakan bahwa Dia adalah Juruselamat dan penghakim bagi seluruh isi dunia. Maka disinilah dunia akan tahu Yesus lah hakim seluruh dunia yang akan memvonis seseorang itu masuk sorga atau neraka. Inilah yang menjadi renungan kita supaya kita hidup sungguh-sungguh didalam Tuhan selama masih ada kesempatan. Kita punya punya tanggung jawab untuk berdoa dan bersaksi bagi keluarga kita yang belum mengenal Tuhan, bagi tetangga kita, bagi orang-orang yang disekeliling kita agar mereka mengenal jalan keselamatan yang hanya ada didalam Yesus. Ketika mereka mengenal Yesus hidup mereka tidak akan binasa, tetapi orang yang diluar Yesus jelas hidupnya binasa dan sia-sia. Oleh sebab itu mari kita terus berdoa bagi mereka.

Khotbah Minggu, 27 Oktober 2019 "IMAN DAN PERBUATAN MENGHASILKAN MUJIZAT"

IMAN DAN PERBUATAN MENGHASILKAN MUJIZAT
LUKAS 7:1-10
Oleh Pdt Hesekiel Hutagalung


Kita lihat diayat ini Yesus terheran, mengapa demikian? karena Yesus kaget ada seorang perwira yang percaya kepada Yesus. Kota Kapernaum tempat Yesus mengadakan banyak mujizat dan beberapa murid dipanggil oleh Yesus. Namun penduduk kota ini akhirnya dikutuk oleh Yesus karena tetap tidak percaya kepada Yesus. Jangan sampai terjadi hal ini kepada umat Tuhan sekarang ini. Ketika bangsa Israel keluar dari Mesir disertai kuasa Tuhan dan mengalami mujizat demi mujizat, tetapi diperjalanan mereka seringkali tidak percaya kepada Tuhan. Ketika mereka melewati laut Teberau mereka bersunggut-sunggut, bahkan ketika melewati padang gurun dan Tuhan mengirimkan manna untuk makanannya tetap saja mereka masih bersungut-sungut. Bangsa Israel dikirim Tuhan makan daging selama satu bulan penuh, tetapi tetap saja bersungut-sunggut. Mungkin kita seringkali ketika beribadah semangatnya penuh tetapi ketika berjalan dari hari senin sampai sabtu melempem dan ragu-ragu kepada Tuhan. Ini yang menjadi introspeksi diri buat kita apakah kita sering mengalami hal yang seperti ini sudah mengalami mujizat tetapi sering ragu akan kuasa Tuhan ?

1. YESUS MASUK KE KAPERNAUM ; ay 1
  • Kapernaum artinya kota hiburan
  • letaknya 4 km disebelah barat muara sungai Yordan 
  • tempat tinggal Simon dan Andreas murid Yesus
  • juga disebut kota Yesus ; Mat 9:1

Kapernaum adalah markas, markas adalah tempat mempersiapkan strategi (dirinya) melayani BapaNya disorga untuk memberitakan injil. Masih ada orang diluar Israel yang percaya kepada Yesus. Ada seorang perwira yang masih percaya kepada Yesus meskipun orang yang ada didaerah Kapernaum tidak percaya kepada Yesus meskipun mengalami mujizat-mujizat.

2. SEORANG PERWIRA YANG MEMILIKI SEORANG HAMBA ; ay 2
  • sangat mengasihi hambanya
  • hambanya sakit keras dan hampir mati

Seorang perwira ini bekerja diistana raja dan menjadi pengawal raja. Perwira ini bersosialisai didaerah istana tetapi juga bermasyarakat. Berapa banyak kita sebagai umat Tuhan memiliki anak buah mungkin sebagai pejabat, pengusaha, dll apakah kita masih tetap bersikap baik terhadap mereka ? seperti seorang perwira ini yang punya hati mengasihi hambanya yang sakit keras dan hampir mati. Seorang perwira beriman kepada Yesus dan mendengar kepada Yesus sehingga muncullah iman. Seorang perwira ini bukan Yahudi tetapi seorang Romawi karena pada waktu itu Romawi menguasai seluruh dunia. Ketika perwira ini mendengar apa yang dilakukan Yesus lewat mujizat-mujizat yang dilakukanNya maka dia percaya kepada Yesus.

3. SEORANG PERWIRA BERIMAN KEPADA YESUS ; ay 3
  • mendengar tentang Yesus
  • iman timbul dari pendengaran akan Firman Tuhan ; Rom 10:17
  • mengundang Yesus datang kerumahnya melalui orang Yahudi

Iman hanya muncul dari mendengar Firman Tuhan. Tidak akan mungkin iman muncul ketika kita menonton telenovela di televisi, dll. Perwira ini mendengar siapa Yesus dan tidak ragu-ragu untuk mengundang Yesus kerumahnya melalui orang Yahudi. Kenapa dia harus melalui orang Yahudi? karena dia merasa tidak layak bertemu Yesus dan dia berkata jika Yesus berkata sepatah kata saja maka dia percaya bahwa hambanya akan sembuh. 

4. ORANG YAHUDI MEMINTA DENGAN SANGAT KEPADA YESUS ; ay 4
  • Ia layak Engkau tolong
  • ia banyak membantu pembangunan rumah ibadah kami ; ay 5
  • perbuatan baik adalah bukti iman
  • persembahan mendapat dukungan moril dan doa banyak orang

Ada 2 hal mengenai keuangan yang pertama orang tidak memiliki uang tetapi memiliki hati dan kerinduan untuk memberi kepada Tuhan. Tetapi ada yang kedua orang yang memiliki banyak uang tetapi pelit dan tidak mau memberi sehingga tidak mengalami mujizat. Kita harus berharap terus tentang mujizat dan Dia akan menyediakan bagi kita bahkan Dia akan memberi lebih dari yang diharapkan. Perwira ini meskipun tinggal di Istana tetapi tetap bermasyarakat dan menghargai hambanya dan perduli pembangunan rumah ibadah kepada orang Yahudi sedangkan dia bukan orang Yahudi. Setiap perlakuan baik kita kepada orang lain akan memperbanyak syukur bahkan doa bagi kita. Sehingga orang Yahudi mendukung moril kepada perwira itu karena kebaikannya.

5. YESUS PERGI KERUMAH PERWIRA ITU ; ay 6
  • Yesus menanggapi permohonan orang Yahudi
  • aku tidak layak menerima Tuhan dirumahku

Betapa hebatnya kehidupan kita, kita tidak bisa sendiri tetapi membutuhkan orang lain bahkan dukungan mereka. 

6. KATAKAN SEPATAH KATA SAJA ; ay 7
ada kuasa dari Firman Tuhan

7. MENGERTI OTORITAS ; ay 8
perintah mengandung kuasa
taat pada perintah

8. BESAR IMANMU ; ay 9
Yesus memuji iman perwira ini
iman sebesar ini tidak didapati di Israel

9. KESEMBUHAN TERJADI ; ay 10
Hamba yang sakit itu menjadi sembuh karena iman perwira.

Khotbah Minggu, 20 Oktober 2019 "SUKACITA MEMILIKI YESUS LEBIH BESAR DARI SUKACITA MEMILIKI HARTA"

SUKACITA MEMILIKI YESUS LEBIH BESAR DARI SUKACITA MEMILIKI HARTA
LUKAS 19:1-10
Oleh : Pdt.H.Hutagalung


  Zakheus adalah seorang kepala pemungut cukai. Selain kaya dan memiliki banyak harta, dia juga orang yang disegani dan ditakuti. Tetapi Zakheus membutuhkan Yesus. Zakheus saja orang yang kaya, berpangkat, ditakuti dan disegani orang masih membutuhkan Yesus apalagi kita ? seharusnya lebih membutuhkan Yesus karena Dia adalah sumber segalanya buat hidup kita. Kita butuh kesembuhan, berkat, pertolongan mari datang kepada Yesus.

1. YESUS MELINTASI KOTA YERIKHO ; ay 1
Diayat ini kata berjalan terus mengandung arti seolah-olah hanya kebetulan saja karena melintas saja. Tetapi ingatlah bahwa setiap langkah Yesus dalam perjalanannya tidak ada yang kebetulan. Saudara dan saya ditempatkan disuatu tempat ada tujuan dan maksud Allah buat kita asalkan kita menangkap visi Allah didalam hidup kita. Yesus berhenti karena ada Zakheus yang rindu bertemu dengan Dia. Ada begitu banyak manusia yang bersama Yesus dan bersentuhan dengan tubuh Yesus pada waktu itu tetapi tidak ada yang merasakan apa-apa dan Yesus tidak memberikan perhatian khusus. Tetapi Zakheus menjadi pusat perhatian Yesus meskipun ada begitu banyak orang yang mengerumuni Yesus. Ini pelajaran penting bahwa Yesus hanya tertarik kepada orang yang rindu dan ingin bertemu dengan Yesus. 

2. ZAKHEUS RINDU MELIHAT YESUS ; ay 2
Kekayaan tidak membuat Zakheus merasa puas dan nyaman. Dia tidak merasa seolah-olah tidak perlu Tuhan lagi, meskipun hartanya banyak dan punya jabatan yang tinggi. Dia menyadari bahwa harta tidak bisa membuatnya hidup sukacita dan sadar bahwa dia membutuhkan Yesus didalam hidupnya. 

3. TIDAK BERHASIL MELIHAT YESUS ; ay 3
Zakheus sangat rindu bertemu dengan Yesus tetapi dia tidak berhasil karena badannya pendek. Ini adalah halangan pertama yang dialami Zakheus. Ada banyak orang ketika mau bertemu dengan Yesus dihalangi berbagai macam cara agar tidak bertemu dengan Yesus. Zakheus dikerumuni oleh orang-orang Yunani yang badannya tinggi-tinggi sedangkan tubuhnya pendek (ada keterbatasan fisik). Tetapi meskipun badannya pendek dia memiliki ide (usaha) untuk bertemu dengan Yesus. Ada banyak orang-orang yang menghalangi dia bertemu dengan Yesus karena fisiknya yang pendek. Ada juga tokoh Alkitab yang badannya kecil dipakai Tuhan yaitu DAUD. 

4. ZAKHEUS BERUSAHA ; ay 4
Zakheus yang badannya kecil itu tidak habis akal untuk bertemu dengan Yesus. Dia berlari seperti anak kecil mendahului orang banyak dan memanjat pohon ara. Zakheus punya jabatan yang tinggi tetapi dia tidak gengsi melakukan hal ini demi bertemu dengan Yesus. Jangan karena gengsi menghalangi kita untuk bertemu dengan Yesus. Didalam Alkitab ada seorang Jendral Naaman hampir tidak mendapatkan mujizat kesembuhan karena gengsi. Dia disuruh nabi Elisa untuk mandi disungai Yordan sebanyak 7 kali. Dia gengsi dan pertahankan egonya karena sungai Yordan adalah sungai yang kotor dan hasil pembuangan kotoran ada disana. Dia berkata kepada pembantunya kenapa harus mandi disana? tetapi pembantunya mengingatkan untuk melakukan hal yang disuruh oleh nabi Elisa demi mendapatkan kesembuhan. Hancurkan ego kita kalau mau melihat pertolongan Tuhan, ketika kita mempertahankan ego atau gengsi maka kita kehilangan pertolongan Tuhan.

5. YESUS MENYAPA ZAKHEUS ; ay 5
Betapa kagetnya Zakheus karena Yesus memanggil nama Zakheus. Zakheus terkejut karena Yesus berkata “Aku harus 
menumpang dirumahmu”. Zakheus hanya ingin bertemu saja dengan Yesus tetapi Yesus melakukan jauh lebih dari yang diharapkan oleh Yesus. Bukan hanya bertemu tetapi justru ingin menumpang dirumah Zakheus. Ada banyak didalam Alkitab dijelaskan Yesus melakukan jauh lebih dari yang diharapkan, Tuhan melihat hati yang rindu dan Tuhan sangat ingin lebih untuk menyambut kita. Sebagai contoh anak bungsu yang terhilang karena berfoya-foya dan menghabiskan seluruh harta tetapi ketika menyadari hidupnya dan mau kembali kepada bapanya justru bapanya melihat dari jauh dan berlari mendapatkan anak yang terhilang itu.

6. ZAKHEUS MENERIMA YESUS DENGAN SUKACITA ; ay 6
Ini yang menjadi pengalaman kita apakah masih ada sukacita kita didalam Tuhan? ketika kita beribadah, melayani Tuhan apakah masih ada sukacita?. Ada salah satu yang membuat Tuhan senang adalah bersorak-sorak kepada Tuhan (sukacita) dan inilah yang hampir hilang dari gereja. Didalam gereja yang kita puji adalah Tuhan Yesus dan bukan manusia. Lihat tembok Yerikho bukan dengan senjata yang hebat tetapi dengan sorak-sorai kepada Tuhan sehingga tembok dengan tebal 6 meter runtuh. Apakah masih tembok-tembok yang menghalangi kita untuk bersorak bagi Tuhan? 

7. SEMUA ORANG YANG MELIHATNYA SINIS; ay 7
Tidak heran ada orang yang sinis kepada kita ketika dekat dengan Tuhan. Sebelum bertemu dengan Yesus ada kerinduan untuk berjumpa bahkan setelah bertemu ada kerinduan untuk bertobat. Tuhan sudah melihat kerinduan dari Zakheus, sedangkan manusia disekitarnya tidak melihat hati Zakheus yang mau bertobat. Jangan sampai kita hanya menilai orang dari luar saja dan menghakimi orang tersebut. Tuhan melihat hati Zakheus. 

8. PERTOBATAN ZAKHEUS ; ay 8
Betapa banyaknya kekayaan Zakheus dan semua orang yang diperasnya dikembalikan 4 kali lipat bahkan setengah hartanya diberikan kepada orang miskin. 

9. KESELAMATAN TERJADI DIDALAM RUMAH INI ; ay 9
inilah harta sesungguhnya anak Abraham. Harta Zakheus tidak melekat pada dirinya tetapi pada Yesus Juruselamat. 

Khotbah Minggu, 13 Oktober 2019 "MENGAPA ORANG KRISTEN DAPAT KALAH?"

"MENGAPA ORANG KRISTEN DAPAT KALAH ?"
YOSUA 7:1-8
Oleh Pdt.R Gultom-Bangka

Orang kristen seringkali kalah dalam menghadapi situasi disekitarnya, padahal janji Tuhan mengatakan bahwa umat Tuhan bukan sekedar menang tetapi lebih dari pemenang. Ada banyak faktor yang membuat umat Tuhan dapat kalah. Orang Israel adalah umat Tuhan yang selalu mengalami kemenangan dalam peperangan dengan bangsa-bangsa lain. Dimulai ketika bangsa Israel memasuki tanah Kanaan menaklukkan bangsa-bangsa yang ada disana dan mengalami kemenangan demi kemenangan. Mengapa hal itu terjadi ? karena mereka adalah umat Tuhan dan Tuhan bersama mereka, setiap kali mereka berperang pasti menang. Ternyata menjadi anak Tuhan tidak bebas dari persoalan dan tantangan hidup, tidak terlepas dari sakit, kesusahan, dsb. Terkadang Tuhan izinkan hal itu dialami. Ada banyak tokoh-tokoh Alkitab yang dekat dengan Tuhan, mempersembahkan yang berharga untuk Tuhan tetapi tetap juga tidak lepas dari masalah. Contoh Ayub yang hidupnya saleh, setiap hari mempersembahkan diri kepada Tuhan dan berdoa bagi anak-anaknya tetapi dalam satu hari segala harta yang dimillikinya bertahun-tahun didapatkan hilang lenyap. Ketika Tuhan izinkan masalah terjadi didalam kita seringkali kita cengeng atau langsung menyalahkan Tuhan. Apa yang kita alami tidak sebanding dengan yang dialami Ayub. Apalagi ketika isterinya menyuruh Ayub untuk mengutuki Tuhan dan mati saja. Begitu pahitnya yang dialami Ayub. Tetapi justru respon Ayub tetap positif dengan semua hal yang terjadi bahwa Tuhan yang telah memberi Tuhan juga yang mengambil Terpujilah Tuhan! Kehidupan Ayub tidak terikat dengan hal materi dan dunia ini. Kita sebagai umat Tuhan jangan terikat dengan hal materi dan biarlah sukacita kita jangan diukur pada hal dunia ini.

Didalam Yosua 7:1-8 dikatakan bangsa Israel ketika menaklukkan bangsa Ai yang kecil justru mereka kalah dan bangsa Ai menewaskan kira-kira 36 orang dan membuat Yosua cemas. Mengapa bangsa Israel mengalami kekalahan ?

1. Orang Israel menganggap remeh musuhnya ; ay 3
Dipasal 6 bangsa Israel mengalahkan kota Yerikho yang berkubu kuat dengan tembok yang tinggi dan mengalami kemenangan gilang-gemilang. Sehingga ketika mereka menghadapi bangsa Ai yang kecil menganggap remeh dan berkata “tidak usah banyak-banyak orang berperang kesana, hanya kira-kira 3000 orang saja yang berperang melawan bangsa Ai”. Mereka terlalu PD (percaya diri)  dengan bangsa Ai yang kecil dengan jumlah penduduk sedikit. Tetapi justru mereka dihalau oleh musuh dan anggota mereka tewas sebanyak 36 orang. Kita sebagai umat Tuhan jangan menganggap remeh musuh kita sendiri, bukan berarti kita melebih-lebihkan. Ada banyak musuh yang kita hadapi baik yang didalam maupun diluar, tetapi musuh yang paling besar adalah diri kita sendiri. Yesus juga memiliki musuh baik didalam seperti Yudas sang pengkhianat dan diluar seperti ahli-ahli farisi yang ingin menghacurkan hidup Yesus. Musuh kita diluar adalah iblis, kuasa kegelapan. Kita menang mengalahkan iblis dengan darah Yesus. Musuh dari dalam diri kita sangat berat untuk ditaklukkan seperti keegoan kita, dsb. Amsal berkata orang yang dapat menguasai diri adalah seperti melebihi seorang  pahlawan. Kita harus bisa menaklukkan keegoan diri kita sendiri. Ketika bangsa Israel menaklukkan tembok Yerikho bukan karena mereka punya senjata yang hebat tetapi karena kuasa Tuhan yang bekerja sedangkan mereka hanya disuruh untuk mengelilingi tembok itu dan menaikkan sorak-sorak pujian. Tuhan yang berperang ganti mereka sehingga kemenangan terjadi seperti didalam Kel 14:14 kita diam saja dan Tuhan berperang ganti kita. Seberat apapun beban atau masalah yang kita alami ingatlah Tuhan yang akan berperang bagi kita dan memberikan kemenangan ketika kita andalkan Tuhan. 

2. Orang Israel tidak peka terhadap dosa dikomunitas mereka ;
Bangsa Israel tidak menyadari bahwa dikomunitas mereka ada dosa yang terjadi. Ditengah-tengah mereka ada pelanggaran dan orang yang melakukan dosa. Dosa diperhitungkan oleh Tuhan. Ada satu orang yang melakukan dosa sehingga seluruh bangsa Israel kena dampaknya. Yosua berdoa kepada Tuhan untuk mengetahui apa sebenarnya dosa yang terlah terjadi ditengah-tengah mereka. Didalam ayat 13 ternyata ketika mereka berperang melawan kota Yerikho Tuhan sudah berpesan bahwa ada barang-barang yang dikhususkan itu tidak boleh dijarah dan harus dikuduskan untuk Tuhan. Peraturan sudah diberikan kepada mereka tetapi ada orang yang bernama Akhan telah mengambil barang itu untuk dirinya sendiri. Keinginan Akhan untuk memiliki barang itulah yang membuat gelap mata dan melakukan dosa. Terkadang hal “keinginan” dapat menjerat kita didalam dosa seperti “keinginan jabatan, uang, dll”. Didalam 10 perintah Tuhan dikatakan hukum ke 10 yaitu jangan mengingini. Terkadang karena dosa satu orang dapat mengakibatkan banyak orang terlibat. Jangan sampai dosa itu berdampak bagi ornag lain. Dosa membuat kalah dan kehancuran.

3. Bangsa Israel berubah setia ; ay 1
Bangsa Israel dulunya setia tetapi sekarang tidak setia. Setia berbicara tentang dapat dipercaya. Kita sebagai umat Tuhan harusnya dapat dipercayai didalam perkataan, tindakan. Ketika kita berubah setia kepada Tuhan jangan pernah menyalahkan Tuhan atas apa yang terjadi didalam hidup kita ketika menghadapi masalah. Didalam Wah 2:10 hendaklah kita setia sampai mati sehingga dikaruniakan mahkota kehidupan. Janji didalam pernikahan untuk tetap setia sampai maut memisahkan, tidak bergantung dengan beberapa waktu tetapi sampai mati. Yesus memberikan teladan kesetiaan didalam Filipi 2 yaitu Dia Raja diatas segala Raja datang kedalam dunia dan mengambil rupa seorang hamba bahkan mati terkutuk disalib(sedangkan Dia tidak berdosa sama sekali) tetapi karena demi menyelamatkan kita dan setia sampai akhir sehingga dikaruniakan Nama diatas segala Nama. 

Khotbah Minggu, 06 Oktober 2019 "TRILOGI PELAYANAN GEREJA YANG SEHAT DAN BERTUMBUH DITINJAUN DARI CARA HIDUP JEMAAT GEREJA MULA-MULA

TRILOGI PELAYANAN GEREJA YANG SEHAT DAN BERTUMBUH DITINJAU DARI CARA HIDUP JEMAAT GEREJA MULA-MULA RELEVANSINYA DENGAN 
JEMAAT GPdI MUARA ENIM
KISAH PARA RASUL 2:41-47
oleh Pdt Hesekiel Hutagalung


Pertumbuhan gereja harus bertumbuh didalam terlebih dahulu yaitu bertumbuh dalam iman, kasih, pengenalan akan Tuhan, dll sehingga pertumbuhan ini terus menjalar dan akhirnya bertumbuh keluar memenangkan jiwa-jiwa. Ada 3 pelayanan gereja yang membuat gereja bertumbuh yang disebut trilogi pelayanan gereja adalah :

1.OIKONONIA asal kata OIKOS artinya PERSEKUTUAN
  • 1. persekutuan dengan Tuhan
  • menerima Firman Tuhan, menyerahkan diri dibabtis (taat)
  • tekun dalam pengajaran rasul-rasul
  • memecahkan roti (perjamuan kudus)
  • persekutuan tubuh dan darah Yesus

Jemaat harus bertumbuh didalam persekutuan seperti ibadah pria, wanita, pemuda, komsel-komsel, umum, dll. Itulah yang akan membangun persekutuan kita dengan Tuhan dan sesama. Persekutuan harus lewat 2 jalur yang pertama persekutuan dengan Tuhan. Kita harus mengalami perjumaan dengan Tuhan lewat setiap ibadah kita. Apabila kita tidak mengalami sesuatu atau hadirat Tuhan didalam ibadah maka itu hanyalah ceremonial atau rutinitas saja. Persekutuan dengan Tuhan dibuktikandengan ketaatan. Jemaat Gereja mula-mula suka mendengar Firman Tuhan, ada 2 pengertian tentang mendengar. Hal yang pertama mendengar hanya begitu saja, tetapi hal kedua bukan hanya mendengar tetapi menanggapi atau meresponi dari Firman yang didengar. Pada saat Petrus berkhotbah dengan urapan Tuhan ada 3000 jiwa yang bertobat dan memberikan diri dibabtis itulah bentuk ketaatan Firman Tuhan. Mereka juga tekun dalam pengajaran Firman Tuhan, mereka juga memecahkan roti (perjamuan kudus) itu adalah gambaran dari tubuh Yesus sebagai pengorbanan bagi manusia. Anggur itu gambaran dari darah Yesus yang dicurahkan untuk menyucikan segala dosa kita. Jadi perjamuan kudus harus dilakukan dengan pemahaman yang benar dan kesungguhan hati karena ada mujizat, kepastian, kesembuhan akan terjadi ketika kita yakin. 

  • 2. Persekutuan tubuh Kristus
  • berkumpul tiap-tiap hari
  • makan bersama
  • hidup sebagai keluarga
  • tetap bersatu

Persekutuan kita sebagai saudara didalam Tuhan harus dilandasi dengan kasih Tuhan seperti jemaat dimula-mula. Didalam Maz 133 tentang persekutuan didalam Tuhan harus duduk dengan rukun. Kalau kita duduk dengan orang yang baik sama kita hal yang sangat gampang, tetapi kalau kita duduk bersama dengan orang yang menyakiti kita ? apakah kita masih bisa? Tetapi Firman katakan duduk dengan rukun. Kita harus rukun didalam persaudaraan kita, jangan menggunakan perasaan melandasi persekutuan itu karena pasti akan hancur. Kita memang tidak bisa membuat semua orang suka kepada kita tetapi kita harus belajar agar tidak menyakiti hati orang lain dengan karakter kita. Kita belajar untuk saling menerima orang lain apa adanya bukan apa adanya sehingga akan terjadi pemulihan-pemulihan. Jangan pernah simpan kesalahan saudara seiman kita tetapi lupakan.

2. DIAKONIA artinya PELAYANAN KASIH
  • Milik bersama
  • saling membantu
  • semangat berkorban, semangat memberi

Jemaat mula-mula memiliki harta bersama, mereka menjual tanah mereka dan membagi-bagikan. Mereka anggap segala hartanya adalah milik bersama. Kita harus punya iman untuk berkorban jangan karena ikut-ikutan. Seperti Ananias dan Safira yang tidak sepenuhnya memberikan sesuai nazarnya kepada Tuhan karena ikut-ikutan melihat orang berkorban. Tetapi akibatnya mereka mati ketika berdusta dengan Roh Kudus. Tuhan tidak pernah memaksa orang tetapi apabila kita berjanji harus ditepati. Terkadang didalam memberi atau berkorban kita diperhadapkan dengan masalah seperti kisah janda disarfat yang hanya punya segengam tepung dan sedikit minyak yang diminta untuk dibuatkan roti oleh Nabi Elia. Tetapi dengan iman janda ini lakukan sehingga mujizat terjadi dimasa kekeringan Tuhan pelihara janda dan anaknya. Tuhan izinkan hal ini terjadi untuk melihat mujizat dari kekurangan menjadi kelimpahan karena melakukan dengan iman. 

3. MARTURIA artinya KESAKSIAN
  • Mereka disukai semua orang
  • tiap-tiap hari Tuhan menambahkan bilangan orang percaya

Kita bersaksi kepada orang lain tentang Yesus. Sebetulnya dari penampilan kita bisa bersaksi siapakah Yesus itu, asalkan dengan penampilan yang memancarkan karakter Kristus. Jemaat mula-mulai disukai semua orang dan ditambahkan lebih lagi orang-orang percaya. Hal inilah menjadi berkat bagi banyak orang. Dari hal kecil perlu kita lakukan agar hidup kita menjadi kesaksian seperti tersenyum dengan orang lain, dll. Lewat kehidupan kita bisa berdampak bagi orang lain.

Sebagai akibatnya :
  • mujizat terjadi ; ay 43
  • penuaian jiwa-jiwa ; ay 47

Jemaat mula-mula mendapatkan mujizat-mujizat karena persekutuan dengan Tuhan dan sesama yang baik, bahkan penuaian jiwa-jiwa. Banyak orang yang melihat hidup jemaat mula-mula menjadi percaya kepada Tuhan karena karakter jemaat diubahkan dan berdampak. 

Kita sebagai umat Tuhan harus terus menjaga persekutuan dengan Tuhan serta sesama. Tidak bisa kita timpang dikedua hal ini. Hidup kita harus bertumbuh didalam pengenalan akan Tuhan sehingga itulah yang berdampak dari dalam untuk keluar kepada sesama. Kita berdampak lewat pikiran, perkataan, dan tingkah laku bagi orang lain. Pengorbanan yang kita lakukan harus dilandasi kasih. 

Khotbah Minggu,29 September 2019 "KAYA DALAM KEMURAHAN HATI"

"KAYA DALAM KEMURAHAN HATI"
2 Korintus 8:1-5
oleh Pdt.H.Hutagalung


Kita mau belajar dari Jemaat Makedonia, Didalam Kisah Para Rasul 16:4-12 adalah latar belakang jemaat Makedonia. Ketika Rasul Paulus memberitakan injil di Asia kecil maka dalam sebuah penglihatan ada seorang memanggil untuk menyebrangi ke suatu tempat. Maka diketahuilah itu adalah jemaat Makedonia dan berdirilah sebuah jemaat Makedonia. Rasul Paulus memberikan pengjaran-pengajaran tentang iman sehingga jemaat Makedonia menjadi jemaat yang bertumbuh dan kuat didalam iman serta dilimpahi dengan kasih karunia Tuhan. 
Murah hati artinya baik hati, dermawan, suka menolong, cepat iba, simpatik, sensitif, pemerhati, hati lembut, peka, tulus, rendah hati, dsb. Inilah karakter Kristus yaitu murah hati. Sedangkan lawan dari sikap murah hati adalah egois (mementingkan diri sendiri), sinis (tidak suka melihat orang lain diberkati), masa bodoh, cuek, suka menghakimi, suka mendikte (mengontrol orang atau suka mengatur orang sesuka hatinya), suka menuntut (jika merasa rugi pasti marah dan menuntut), sombong (arogan hatinya keras). Murah hati adalah sifat Kristus yang diberikan Roh Kudus dan termasuk buah roh. Buah roh adalah karakter yang terus dilatih. Orang yang murah hati akan memperoleh kemurahan. 
Jemaat Makedonia adalah jemaat yang mendapatkan kasih karunia artinya mendapatkan kemampuan, kesanggupan untuk menghadapi segala sesuatu. Kita tidak bisa menggunakan kekuatan diri sendiri karena didepan perjalanan banyak sekali tantangan hanya kasih karunia Tuhan yang memampukan kita menghadapinya. Jemaat Makedonia sedang menghadapi berbagai pencobaan bukan hanya satu pencobaan tetapi banyak macam tetapi sukacita mereka meluap. Begitu kita mau mengiring Yesus jangan andalkan kekuatan kita sendiri karena pasti ditengah jalan kita berhenti karena tidak sanggup tetapi ketika andalkan Tuhan tidak peduli seberapa besar masalah, Tuhan yang memberi kemenangan. Kasih karunia Tuhan akan memberikan kesanggupan sehingga sukacita tetap bahkan meluap. Jemaat Makedonia sangat miskin harta tapi kaya dalam kemurahan hati. Seperti lagu pujian “yang lemah berkata kuat, yang miskin berkata kaya” ini adalah pernyataan iman. Masalah tidak mampu menundukkan kita tetapi dengan iman kita tegakkan kepala untuk melihat Kemenangan yang Tuhan berikan. Jemaat Makedonia keadaannya miskin tapi sangat terbeban memberi bantuan, bahkan memberi lebih dari kemampuan dan lebih dari yang diharapkan. Mereka memberi diri pertama-tama kepada Tuhan selanjutnya kepada pelayan-pelayan artinya untuk pekerjaan Tuhan. Ketika seseorang mengasihi Tuhan maka tidak berat untuk kita mendukung pekerjaan Tuhan. 

4 ALASAN JEMAAT MAKEDONIA MEMBERI
1. Harta milik kita adalah karunia Tuhan
2. Mengikuti teladan Kristus ; 2 Kor 8:9
3. Didorong oleh kasih ; 2 Kor 8:11-12
4. Supaya ada keseimbangan ; 2 Kor 8:13-15
Harta kita semua diberikan oleh Tuhan dan hanya karena kemurahan Tuhan. Kita harus bekerja keras, rajin, dan maksimal didalam Tuhan. Apabila kita masih diberikan kesehatan untuk dapat bekerja itulah karunia Tuhan. Dasar memberi karena mengikuti teladan Kristus. Kristus memberikan seluruh hidupNya untuk datang kedalam dunia menyelamatkan kita orang yang berdosa agar diselamatkan. Ketika kita menyadari bahwa segala sesuatu yang Tuhan sudah berikan adalah anugerah Tuhan maka kita pasti dimampukan Tuhan untuk memberi karena Tuhan sudah menjadi role model didalam pemberian. Dasar memberi juga didorong oleh kasih. Tuhan tidak pernah menuntut atau memaksa seseorang untuk memberi tetapi apa yang ada pada kita itulah yang diberikan.Memberi dilandasi oleh kasih itulah dasar yang kuat. Ketika kita memberi dengan kasih maka kita tidak akan pernah kecewa karena upah yang didapat atau dibalaskan dari Tuhan bukan manusia. Dasar memberi juga supaya ada keseimbangan. Kita memberikan bantuan kepada orang yang membutuhkan. Saling membantu satu sama lainnya. Seseorang yang punya kelebihan memberi kepada yang kekurangan sehingga ada keseimbangan didalam kehidupan.

 BUAH DARI PELAYANAN JEMAAT MAKEDONIA ; 2 Kor 8:7
  • kaya dalam segala sesuatu
  • kaya dalam iman
  • kaya dalam perkataan
  • kaya dalam pengetahun
  • kaya dalam pelayanan kasih

Segala sesuatu yang dilakukan oleh Jemaat Makedonia membuahkan hasil atau buah dari apa yang dilakukan kepada orang lain (membantu pelayanan yang ada di Yerusalem). Mereka kaya dalam segala sesuatu bukan berbicara secara fisik (materi) tetapi berbicara kaya didalam iman, kaya didalam perkataan, kaya didalam pengetahuan, kaya didalam pelayanan kasih. Kehidupan mereka menjadi berdampak bagi orang lain. Tidak perduli sehebat dan seberat persoalan yang dialami mereka tetapi ketika mereka memiliki hati yang penuh dengan kemurahan yang dimampukan oleh Tuhan lewat kasih karunianya. 
Sekecil apapun yang bisa kita berikan itulah menabur mulai dari hal yang kecil sampai perkara yang besar. Kita mau belajar dari Jemaat Makedonia bukan karena jemaat ini kaya secara materi sehingga mau memberi tetapi justru keadaannya terbalik. Secara fisik (materi) mereka kekurangan bahkan ditimpa oleh banyak masalah lainnya tetapi iman mereka dan sukacita mereka tidak runtuh tetapi justru meningkat. Keadaan tidak membuat mereka terhanyut atau membuat down tetapi dengan iman yang terus memandang kepada Tuhan yang memampukan mereka untuk menghadapi semuanya bahkan mereka memberi lebih dari kemampuan mereka karena dilandasi oleh kasih karunia yang memampukan mereka untuk melakukannya. Sehingga apapun yang dilakukan mereka tidak akan pernah sia-sia dan membuahkan hasil atau buah yang berdampak. Rasul Paulus sanggat bangga kepada jemaat Makedonia karena punya karakter yang murah hati. Bagaimana dengan kita ?